3. Ginseng
Ginseng merupakan salah satu tanaman herbal paling berharga dalam sejarah Korea. Pada masa Joseon, bahan ini bahkan hanya dapat dinikmati oleh keluarga kerajaan dan kalangan bangsawan.
Wanita saat itu menggunakan tingtur ginseng dan berbagai ramuan herbal untuk membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.
Penelitian modern menunjukkan bahwa ginseng mengandung senyawa aktif bernama ginsenosida, yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan tersebut dipercaya dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.
4. Minyak Kamelia
Minyak kamelia yang diekstrak dari biji bunga kamelia telah lama digunakan sebagai perawatan rambut dan kulit.
Wanita Korea memanfaatkannya untuk mengurangi rambut kusut, menjaga kelembapan rambut panjang agar tidak mudah kering, sekaligus membentuk lapisan pelindung setelah keramas.
Minyak ini kaya akan asam oleat dan antioksidan, sehingga hingga kini masih banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan rambut dan kulit premium asal Korea.
5. Minyak Safflower dan Ramuan Herbal
Selain minyak kamelia, wanita di era Joseon juga meracik berbagai minyak herbal dari safflower, wijen, dan tanaman obat tradisional.
Campuran minyak tersebut dipijatkan ke kulit kepala untuk menjaga kelembapan, membuat rambut lebih mudah diatur, serta membantu melindungi rambut dari kerusakan akibat paparan lingkungan.
Meski bukti ilmiah mengenai kemampuannya dalam merangsang pertumbuhan rambut masih terus diteliti, minyak herbal ini diketahui mampu mengurangi kehilangan kelembapan sehingga rambut tampak lebih sehat dan berkilau.
Nah Growthmates, warisan kecantikan dari era Joseon menunjukkan bahwa konsep perawatan kulit alami sebenarnya sudah diterapkan sejak ratusan tahun lalu.
Banyak bahan tradisional tersebut kini kembali populer berkat dukungan riset modern dan menjadi inspirasi bagi berbagai produk K-beauty yang digemari di seluruh dunia. Semoga informasinya bermanfaat, ya!