Sebaran umat Katolik di Indonesia menunjukkan konsentrasi yang kuat di wilayah Indonesia Timur. Data terbaru dari BPS mengungkap bahwa Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menjadi provinsi dengan jumlah umat Katolik terbesar di Tanah Air.

Jumlah umat Katolik di NTT tercatat mencapai lebih dari 3 juta jiwa. Angka ini menjadikan provinsi tersebut sebagai pusat komunitas Katolik terbesar di Indonesia, sekaligus mencerminkan kuatnya pengaruh sejarah dan budaya lokal terhadap perkembangan agama di wilayah tersebut.

Baca Juga: Dukung Pendidikan dan Pengembangan Talenta AI, Feedloop AI-Universitas Katolik Parahyangan Jalin Kemitraan Strategis

Di posisi berikutnya, Kalimantan Barat menempati urutan kedua dengan jumlah sekitar 1,2 juta umat Katolik. Sementara Sumatra Utara berada di peringkat ketiga dengan lebih dari 600 ribu jiwa.

Selain itu, sejumlah provinsi di Pulau Jawa seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat juga mencatat jumlah umat Katolik yang cukup signifikan. Meski bukan mayoritas, tingginya mobilitas penduduk dan urbanisasi menjadi faktor utama pertumbuhan komunitas di wilayah ini.

Baca Juga: Jejak Nasaruddin Umar, Menteri Agama dan Imam Besar Istiqlal yang Dekat dengan Mendiang Paus Fransiskus

Wilayah timur lainnya seperti Papua Tengah dan Papua Selatan juga masuk dalam daftar provinsi dengan populasi umat Katolik cukup besar, memperkuat dominasi kawasan timur dalam peta persebaran ini.

Secara nasional, jumlah umat Katolik di Indonesia mencapai sekitar 8,8 juta jiwa atau sekitar 3 persen dari total populasi. Persebaran ini tidak hanya mencerminkan aspek demografi, tetapi juga erat kaitannya dengan sejarah penyebaran agama serta karakter sosial budaya di masing-masing daerah.

Baca Juga: Soroti Pidato Perdana Paus Leo XIV, Menag Nasaruddin Singgung Deklarasi Istiqlal

Dengan keragaman tersebut, Indonesia kembali menunjukkan wajah pluralisme yang kuat, di mana setiap wilayah memiliki dinamika keagamaan yang unik dan berkembang seiring waktu.