Libur akhir tahun telah usai, dan Senin kembali menyapa dengan ritme yang perlahan terasa lebih cepat. Setelah hari-hari yang memberi ruang untuk bernapas dan melambat, tubuh dan pikiran mungkin belum sepenuhnya siap berlari lagi.
Stres pun sering kali muncul tanpa disadari, bahu terasa kaku, leher pegal, atau punggung mulai tidak nyaman. Di momen seperti ini, peregangan lembut bisa jadi cara sederhana untuk merawat diri, membantu tubuh lebih rileks dan pikiran terasa lebih tenang sebelum memulai minggu baru.
Intip lima peregangan lembut yang bisa kamu tiru agar badan dan pikiran lebih rileks seperti dikutip dari laman Times of India, Minggu (4/1/2025).
1. Peregangan Leher
Tanpa sadar, banyak dari kita menyimpan stres di leher. Rasanya seperti leher ikut “bekerja keras” menahan beban sepanjang minggu.
Mulailah dengan duduk atau berdiri santai. Biarkan bahu turun dan tidak tegang. Perlahan miringkan kepala ke kanan, dekatkan telinga ke arah bahu.
Tarik napas pelan, lalu hembuskan perlahan. Rasakan regangan lembut di sisi leher. Jika terasa nyaman, letakkan tangan di kepala hanya sebagai penopang, bukan untuk menekan. Setelah beberapa napas, ganti ke sisi satunya.
Kalau leher berbunyi pelan, itu normal. Kalau tidak, juga tidak apa-apa. Peregangan ini bukan soal hasil, tapi memberi waktu sejenak untuk tubuh bernapas.
2. Peregangan Bahu
Bahu sering kali ikut menegang, apalagi setelah duduk lama atau banyak aktivitas. Padahal kita jarang sadar bahu sedang terangkat.
Duduk atau berdiri santai dengan tangan di samping tubuh. Tarik napas, lalu angkat bahu perlahan ke arah telinga. Tahan sebentar. Setelah itu, hembuskan napas dan lepaskan bahu ke bawah.
Ulangi beberapa kali mengikuti ritme napas. Lanjutkan dengan memutar bahu perlahan ke belakang, lalu ke depan. Gerakannya kecil saja, tidak perlu cepat. Rasakan sensasi hangat atau ringan di area bahu dan punggung atas, ini jadi tanda tubuh mulai rileks.
3. Putar Tubuh
Saat pikiran terasa penuh dan tubuh kaku, gerakan memutar bisa membantu memberi ruang baru.
Duduk di kursi atau lantai dengan posisi nyaman. Letakkan satu tangan di lutut, satu lagi di belakang tubuh. Tarik napas untuk memanjangkan punggung, lalu hembuskan napas sambil memutar badan perlahan ke satu sisi.
Tahan beberapa napas, lalu kembali ke tengah dan ganti sisi. Lakukan dengan santai tanpa memaksa yang penting tubuh bergerak dengan penuh perhatian.
4. Membungkuk ke Depan
Gerakan ini cocok untuk menutup hari atau saat ingin menenangkan diri setelah aktivitas padat.
Berdiri dengan kaki selebar pinggul. Tekuk lutut sedikit, lalu bungkukkan badan ke depan. Biarkan kepala dan lengan menggantung santai. Tidak perlu lurus sempurna.
Tarik napas perlahan. Setiap kali menghembuskan napas, bayangkan tubuh makin rileks. Jika kaki terasa kaku, tekuk lutut lebih dalam. Bertahan selama satu hingga dua menit, lalu bangun perlahan.
5. Berbaring Santai
Kalau tubuh benar-benar lelah, nggak apa-apa memilih rebahan.
Berbaring telentang, lalu peluk lutut ke arah dada. Goyangkan tubuh perlahan ke kanan dan kiri. Gerakan ini membantu merilekskan punggung bawah.
Setelah itu, luruskan kaki, letakkan tangan di samping tubuh, dan pejamkan mata sejenak. Tidak ada aturan waktu dan dengarkan tubuhmu.
Growthmates, perawatan diri itu nggak harus ribet atau butuh waktu lama. Kadang cukup dengan gerakan kecil, napas pelan, dan memberi izin pada tubuh untuk istirahat. Terutama saat akhir pekan usai. Selamat mencoba!