Jelang Hari Keterampilan Pemuda Sedunia (World Youth Skills Day) yang diperingati setiap tanggal 15 Juli, Canva menggelar sejumlah kegiatan untuk mengembangkan keterampilan kreatif, digital, dan komunikasi yang dibutuhkan generasi muda Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Canva baru-baru ini meluncurkan NyatAIn di Canva, kampanye brand pertama Canva di Indonesia yang berfokus pada AI.

Melalui kampanye ini, Canva mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih percaya diri mewujudkan ide mereka, dengan AI sebagai mitra kreatif yang membantu mewujudkan ide dengan lebih mudah. Melanjutkan semangat tersebut, Canva menghadirkan Roadshow NyatAIn di Canva yang resmi dimulai di Semarang pada 4 Juli, dan akan berlanjut ke Solo pada 18 Juli serta Surabaya pada 2 Agustus. Di setiap kota, peserta dapat mengikuti workshop interaktif, diskusi komunitas, sesi networking, serta praktik langsung.

Baca Juga: Lebih dari Festival Belanja, JETE Festive 2026 Bangun Ekosistem Teknologi dan Komunitas

Selain rangkaian acara roadshow utama, Canva juga memperluas gerakan NyatAIn di Canva melalui komunitas Canvassador yang terus berkembang. Di 20 kota di seluruh Indonesia, para Canvassador menyelenggarakan workshop, nonton bareng (watch party), dan berbagai kegiatan kreatif yang dipimpin oleh komunitas setempat. Melalui berbagai kegiatan ini, semakin banyak masyarakat dapat mempelajari keterampilan kreatif yang praktis, terhubung dengan sesama kreator, membangun kepercayaan diri untuk berkreasi menggunakan Canva sesuai kebutuhan komunitas masing-masing.

Gerakan 100.000 Sultan Muda

Komitmen Canva untuk memberdayakan generasi muda Indonesia juga menjangkau wilayah di luar pulau Jawa melalui berbagai kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai mitra komunitas di seluruh Indonesia. Baru-baru ini, Canva berpartisipasi dalam Sultan Muda Fair di Sumatera Selatan, salah satu kegiatan utama dalam program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk memperkuat talenta digital, kewirausahaan, dan literasi keuangan di kalangan generasi muda.

Canva menghadirkan workshop keterampilan kreatif secara langsung serta menyediakan 1.000 voucher Canva Pro bagi para peserta untuk membantu para calon wirausaha mengomunikasikan ide, membangun brand, membuat konten pemasaran, dan mengembangkan bisnis mereka menggunakan Canva dan berbagai alat kreatif berbasis AI. Dengan menggabungkan kewirausahaan, literasi keuangan, dan keterampilan kreatif digital, inisiatif ini membantu membekali generasi muda Indonesia dengan kemampuan praktis untuk berkembang di tengah ekonomi digital yang terus berkembang.

Dengan lebih dari 90 juta penduduk berusia 15–34 tahun, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk membentuk masa depan melalui kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan. "Di Canva, kami percaya bahwa kreativitas adalah salah satu keterampilan paling berharga yang dapat dikembangkan generasi muda saat ini. Baik saat membangun bisnis, memulai karier, membuat konten, maupun membawa perubahan di komunitas mereka, kemampuan untuk mengomunikasikan ide secara jelas menjadi semakin penting," ujar Stefani Herlie, Country Manager-Indonesia, Canva, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (13/7/2026)

Dia meneruskan, "Melalui NyatAIn di Canva, kami ingin mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia untuk percaya bahwa ide mereka dapat diwujudkan. Melalui berbagai inisiatif seperti roadshow NyatAIn di Canva, komunitas Canvassador, serta kolaborasi seperti program 100.000 Sultan Muda, kami ingin membantu mereka melangkah lebih jauh dengan membangun rasa percaya diri, mengembangkan keterampilan, dan memberikan akses ke berbagai alat yang dibutuhkan untuk mewujudkan ide-ide tersebut."

Berbagai inisiatif ini mencerminkan komitmen jangka panjang Canva untuk membantu lebih banyak masyarakat Indonesia mengembangkan keterampilan kreatif dan digital agar semakin percaya diri mewujudkan ide mereka. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, pendidik, pelaku usaha, dan komunitas di berbagai daerah, Canva akan terus membantu lebih banyak masyarakat Indonesia mengembangkan keterampilan untuk menghadapi masa depan, membuka peluang baru, dan mewujudkan ide mereka menjadi dampak yang berarti.