Akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali menyoroti semakin dominannya penggunaan teknologi drone dalam konflik bersenjata modern.
Fenomena ini terlihat jelas dalam berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia, seperti antara Iran dan Israel, serta perang antara Ukraina dan Rusia.
Menurut Rhenald, perkembangan tersebut menandai perubahan besar dalam pola peperangan global. Jika dahulu perang identik dengan pengerahan pasukan dalam jumlah besar di medan tempur, kini strategi militer semakin mengandalkan teknologi pesawat nirawak atau drone.
“Hari ini perang sudah didisrupsi dengan menggunakan teknologi drone. Antara Iran dengan Israel, kemudian antara Ukraina dengan Rusia, itu juga perangnya pakai drone,” ungkap Rhenald, dalam sebuah video sebagaimana dikutip Olenka, Kamis (12/3/2026).
Rhenald menilai, transformasi ini menunjukkan bahwa teknologi telah mengubah cara negara menjalankan operasi militer.
Menurutnya, drone kini mampu menjalankan berbagai fungsi strategis, mulai dari pengintaian hingga serangan langsung, sehingga mengurangi ketergantungan pada pertempuran konvensional yang melibatkan banyak personel.
Rhenald juga mengkritisi paradigma lama yang masih berfokus pada penambahan jumlah pasukan atau pembesaran struktur militer konvensional.
Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut cara berpikir yang berbeda dalam melihat masa depan peperangan.
Baca Juga: Rhenald Kasali: Tahun 2026 Memasuki Era Kuantum
“Kita lihat hari ini, kita masih memperbesar kodam, masih memperbanyak tentara. Padahal di dunia ini, perang hari ini sudah tidak pakai orang. Perang hari ini sudah pakai drone,” ujar Rhenald.
“Drone-nya tembak-tembakan, kemudian penyelamatan kalau ada orang jatuh ke jurang dan sebagainya, semua kedaruratan sudah pakai drone hari ini,”lanjutnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa penggunaan drone tidak hanya terbatas pada sektor militer. Teknologi ini juga telah merambah berbagai bidang kehidupan, mulai dari industri kreatif hingga sektor pertanian.
Dalam industri film misalnya, kata dia, penggunaan drone telah menggantikan kebutuhan menyewa helikopter untuk pengambilan gambar dari udara.
Sementara, di sektor pertanian, drone kini digunakan untuk pemantauan lahan hingga penyemprotan tanaman secara otomatis.
“Pembuatan film sudah tidak lagi menyewa helikopter, tapi sudah pakai drone. Pertanian hari ini juga dikontrol secara otomatis dengan menggunakan drone,” tandas Rhenald.
Baca Juga: Rhenald Kasali: Pinjol Ilegal Rugikan Masyarakat hingga Triliunan Rupiah