Kehadiran waste station di kawasan tersebut juga mendapat sambutan positif dari pengelola wilayah.

Zaenudin, Asisten Manager Sanitasi dan Transportasi Kota Baru Parahyangan, menilai fasilitas ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan hunian yang mendukung gaya hidup berkelanjutan.

“Kami menyambut baik kehadiran waste station hasil kolaborasi SoSoft dan Rekosistem di kawasan Kota Baru Parahyangan. Fasilitas ini sejalan dengan komitmen kami dalam menyediakan lingkungan yang mendukung gaya hidup berkelanjutan bagi warga. Dengan lokasi yang mudah diakses, kami berharap inisiatif ini dapat mendorong partisipasi aktif warga KBP dan sekitarnya untuk memilah sampah dari rumah,” terangnya.

Waste station tersebut menargetkan pengumpulan hingga 16 ton sampah rumah tangga dalam satu tahun untuk kemudian diolah kembali menjadi produk bernilai guna.

Melalui kerja sama ini, Rekosistem berperan dalam memastikan sampah yang dikumpulkan diproses secara bertanggung jawab sekaligus meningkatkan angka daur ulang kemasan plastik.

Di kesempatan yang sama, Ernest Layman, CEO & Co-Founder Rekosistem, menilai kolaborasi ini sebagai contoh bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari.

“Kami mengapresiasi inisiatif SoSoft yang menghadirkan komitmen keberlanjutan melalui aksi nyata. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, mulai dari mencuci pakaian hingga pengelolaan sampah kemasan secara bertanggung jawab. Kami berharap kampanye ini dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian bumi,” jelasnya.

Agar gerakan ini semakin menarik bagi masyarakat, kata Ernest, pengguna aplikasi Rekosistem yang menyetorkan kemasan kosong SoSoft di jaringan waste station dapat memperoleh insentif berupa Rekopoin.

Di mana, botol kosong, kemasan pouch, hingga sachet memiliki nilai poin berbeda yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai keuntungan melalui aplikasi tersebut.

Ke depan, SoSoft berencana memperluas kehadiran waste station di berbagai kota di Indonesia. Kampanye ini juga selaras dengan komitmen Yayasan WINGS Peduli melalui gerakan #PilahDariSekarang yang mendorong pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Melalui langkah ini, perusahaan berharap semakin banyak masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik sekaligus menjaga kelestarian bumi bagi generasi mendatang.

Baca Juga: Lawan Polusi Kota Besar, SoKlin Hadirkan Inovasi Detoksifikasi Pakaian Pertama di Indonesia