Kualitas daging menjadi faktor utama yang menentukan cita rasa sebuah hidangan, khususnya steak. Di balik sajian daging premium, terdapat proses panjang yang dimulai sejak tahap peternakan hingga pemotongan.

Founder Meatguy Steakhouse, Dimas Ramadhan Pangestu, mengungkapkan bahwa kualitas daging tidak terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari standar tinggi di setiap tahapan produksi.

Menurut Dimas, daging berkualitas umumnya berasal dari sapi yang dipelihara dengan dukungan teknologi modern serta fasilitas peternakan yang higienis.

Perawatan yang optimal ini berpengaruh besar terhadap kondisi dan kualitas daging yang dihasilkan.

“Bagian yang baik itu adalah sapi yang dirawat dengan teknologi dan juga fasilitas canggih, bersih,” tutur Dimas, saat ditemui Olenka di Jakarta, belum lama ini.

Tidak hanya dari sisi peternakan, kata Dimas, proses pemotongan juga memegang peranan penting.

Baca Juga: Buka Cabang ke-14 di Kemang, Justus Steakhouse Sajikan Menu Eksklusif dengan Harga Affordable

Lebih lanjut, Dimas menekankan bahwa daging yang baik harus melalui rumah potong hewan yang telah tersertifikasi dan memenuhi standar, termasuk aspek kehalalan.

“Ketika dipotong prosesnya itu juga dari rumah potong hewan yang tersertifikasi dan juga sudah halal,” lanjutnya.

Selain faktor proses, lanjut Dimas, konsumen juga dapat mengenali kualitas daging dari ciri fisiknya.

Dimas menjelaskan bahwa daging segar dan berkualitas memiliki warna merah cerah yang dalam, serta aroma yang segar dan tidak menyengat.

“Terus tadi bisa dilihat, warnanya juga cerah, merahnya itu dalam, terus aromanya juga fresh,” pungkasnya.

Baca Juga: Mengintip Kisah Sukses ABUBA Steak: Dari Warung Tenda, Kini Cabangnya Merajalela!