Dante Saksono Harbuwono bukan nama baru dalam jajaran pejabat pemerintahan. Wakil Menteri Kesehatan RI di Kabinet Merah Putih besutan Presiden Prabowo Subianto itu sudah menjabat posisi tersebut selama dua periode beruntun. Sebelumnya ia juga mengemban posisi yang sama di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Sebelum masuk ke pemerintahan, Dante sudah bertahun-tahun meniti karier di dunia kesehatan Tanah Air. Dokter spesialis penyakit dalam itu mencatat perjalanan karier yang gemilang di dunia medis. 

Baca Juga: Sinergi Nutrifood dan Kemenkes: Tekan Prevalensi Obesitas Melalui Kampanye #BatasiGGL

Sejak 2018 Dante diketahui menjabat sebagai Kepala Klaster Diabetik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana. 

Ia juga didapuk menjabat  Ketua Divisi Metabolik Endokrin pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada tahun 2017 hingga 2020. 

Pada 2013-2014 ia juga menjadi Koordinator Divisi Pengembangan Bisnis FKUI tahun. Ia juga menjabat menjabat sebagai Kepala Klaster Metabolic Disorder, Cardiovascular and Aging IMERI FKUI sejak 2017 sampai saat ini.

Tak hanya itu, dokter kelahiran 23 Maret 1973 itu juga menjabat sebagai Anggota Panel Ahli Dokter Kepresidenan sejak tahun 2014 sampai sekarang. 

Pendidikan kedokterannya dimulai di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), di mana ia lulus sebagai dokter spesialis pada tahun 2004 dan meraih gelar PhD dari University of Yamanashi, Jepang, pada tahun 2017.

Sepak Terjang Dante

Dante menjadi salah satu orang yang berjasa besar di dunia kesehatan Tanah Air ia terlibat langsung dalam berbagai proyek kesehatan. 

Pada 2019, Dante menjadi salah satu figur yang memainkan peran krusial dalam penanganan Covid-19.  

Selama pandemi mengguncang Indonesia, Dante mengambil peran penting dalam mengkoordinasikan ketersedian dan distribusi vaksin hingga ke pelosok negeri. 

Dante juga menjadi figur yang paling bertanggung jawab atas ketersediaan seluruh fasilitas kesehatan dalam penanganan bencana non alam itu.  

Keterlibatannya dalam penanganan wabah mematikan itu hanya satu dari sederet prestasi gemilang lainnya, Dante adalah sosok yang terlibat langsung dalam inisiatif transformasi kesehatan yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif. 

Transformasi ini mencakup enam fokus utama: layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, dan teknologi kesehatan.

Baca Juga: Sebut Ada Pihak yang Mau Rampok Kekayaan Indonesia, Prabowo: Kita Tak Boleh Kalah

Selain itu, ia juga mengambil peran penting lainnya dalam penguatan infrastruktur kesehatan, termasuk pembangunan dan perbaikan rumah sakit serta pusat kesehatan masyarakat di berbagai daerah.

Di sisi lain ia juga berkontribusi besar dalam penelitian dan pengembangan terapi untuk mengatasi penyakit diabetes. Ia juga menjabat sebagai Kepala Klaster Diabetik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Perlu diketahui, Dante merupakan ahli diabetes molekular pertama di Indonesia.