"Selama 20 tahun, Primaya Hospital terus bertumbuh bersama masyarakat Indonesia dengan mengedepankan keunggulan layanan dan kepedulian terhadap setiap pasien. Kami meyakini bahwa layanan kesehatan tidak hanya hadir ketika seseorang sakit, tetapi juga melalui upaya promotif dan preventif yang membantu masyarakat tetap sehat,” ungkap Leona, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (31/7/2026).
“Karena itu, Primaya Heart Race merupakan salah satu wujud komitmen tersebut. Lebih dari sekadar ajang olahraga, kami ingin membangun komunitas yang saling menginspirasi untuk hidup lebih aktif, lebih sehat, dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik," lanjut Leona.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Primaya Hospital juga menghadirkan inovasi baru melalui Waistline Challenge. Selain Weekly Challenge yang telah menjadi bagian dari program sebelumnya, tantangan baru ini mengajak peserta memantau perubahan lingkar pinggang selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Inisiatif tersebut menegaskan bahwa keberhasilan olahraga tidak hanya diukur dari jumlah kilometer yang ditempuh, tetapi juga dari perubahan positif terhadap kondisi kesehatan tubuh.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Kevin Moses Hanky Jr Tandayu, Sp.JP, FIHA, mengungkapkan, berjalan dan berlari merupakan olahraga aerobik sederhana yang memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara rutin dan konsisten.
"Berjalan dan berlari secara rutin merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan. Aktivitas ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengontrol berat badan, menurunkan lingkar pinggang, serta mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Yang terpenting bukanlah seberapa jauh atau seberapa cepat kita berolahraga, melainkan bagaimana menjadikannya sebagai kebiasaan yang dilakukan secara konsisten," jelas dr. Kevin.