Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana Presiden Prabowo Subianto perihal mengalikasikan sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk cadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia mengaku jika pemerintah belum memberikan target khusus untuk kontribusi Danantara dalam APBN 2027. Namun, ia mengaku jika Kepala Negara telah mempunyai rencana untuk memanfaatkan sebagian keuntungan Danantara. 

Baca Juga: Lagi-Lagi Istana Bantah Prabowo Mau Rombak Kabinet Merah Putih

"Oh enggak ada. Sekarang gini, Danantara kan menghasilkan juga keuntungan. Presiden merencanakan sebagian keuntungan sebagai cadangan untuk APBN," ujarnya kepada wartawan, seperti dikutip Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Gegara Prabowo Puji Bahlil, Kecerdasan Presiden RI Dihitung Satu-satu: Soekarno hingga SBY Grade A, Jokowi Paling Rendah, Nggak Punya Ijazah

Namun sayangnya, ia mengaku belum dapat memastikan kapan keuntungan Danantara tersebut bisa dialokasikan sebagai cadangan kas negara.

Lanjutnya, hingga kini skema pengalokasian tersebut masih dalam pembahasan bersama Danantara. "Nanti masih dibicarakan dengan Danantara," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Negara sempat menyebut pendapatan Danantara telah meningkat sekitar 400 persen sejak beroperasi

"Dalam satu tahun beroperasi, Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen, kurang lebih," kata Prabowo.