PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3 (UPP JBB 3) terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dalam mendukung kelancaran pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor ketenagalistrikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Manager UPP JBB 3, Kasirun, dengan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sumarni.
Pertemuan yang berlangsung di Kabupaten Bekasi tersebut membahas dukungan pengamanan serta penguatan koordinasi terhadap sejumlah proyek strategis ketenagalistrikan di wilayah Kabupaten Bekasi, khususnya Kecamatan Tarumajaya. Adapun proyek yang menjadi fokus pembahasan meliputi pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Muara Tawar–Incomer, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Bekasi–Muara Tawar, serta Rekonfigurasi 500 kV Muara Tawar.
Baca Juga: PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025
Baca Juga: Naik 232%, Penjualan dan Pendapatan Usaha APLN Kuartal I 2026 Capai Rp2,9 Triliun
Manager UPP JBB 3, Kasirun, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang selama ini diberikan oleh Polres Metro Bekasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas di wilayah pekerjaan proyek. Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi lintas sektor.
“PLN menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Metro Bekasi atas dukungan, pengawalan, dan sinergi yang terjalin dengan sangat baik selama proses pembangunan berlangsung. Kehadiran aparat keamanan menjadi elemen penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga proyek strategis nasional dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat nyata bagi keandalan sistem kelistrikan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Kasirun.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai dinamika sosial di masyarakat melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan persuasif. Ia juga menekankan bahwa koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar setiap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti secara baik.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan proyek strategis nasional yang memiliki manfaat besar bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. Namun demikian, setiap prosesnya harus tetap mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi yang baik, serta sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Polres Metro Bekasi siap mendukung dan mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan aman, lancar, tertib, serta tetap menjaga kondusivitas wilayah,” tegas Sumarni.
Pada kesempatan terpisah, General Manager UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat yang terus berkembang. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci utama keberhasilan proyek.
“PLN terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan energi masa depan. Dukungan dari aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kekuatan besar bagi PLN dalam memastikan proyek strategis nasional dapat diselesaikan secara aman, lancar, dan tepat waktu demi mendukung ketahanan energi nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yasir.
Melalui sinergi yang erat antara PLN dan POLRI, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diharapkan dapat berlangsung secara optimal, aman, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.