PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 2 (UPP JBB 2) kembali memperkuat sistem kelistrikan DKI Jakarta melalui energize Extension Transformator (Ext. Trafo) Gas Insulated Switchgear  (GIS) 150 kilo Volt (kV) Senayan III/Ulujami pada Selasa (23/6) pukul 10.28 WIB.

Berlokasi di Ulujami, Jakarta Selatan, Ext. Trafo GIS 150 kV Senayan III/Ulujami merupakan upaya pengembangan kapasitas gardu induk melalui penambahan transformator daya berkapasitas 60 MVA beserta peralatan pendukungnya. Pengembangan ini dilakukan di kawasan perkotaan yang padat dengan keterbatasan lahan, sehingga memanfaatkan teknologi Gas Insulated Switchgear (GIS) yang memungkinkan peningkatan kapasitas sistem secara optimal tanpa memerlukan perluasan lahan yang signifikan.

Baca Juga: Mas Bahlil Sentil Keras PLN Gegara Pemadaman Bergilir

Baca Juga: Pemadaman Listrik Bergilir Rugikan Masyarakat, Menko Airlangga Desak PLN Lakukan Ini

Pembangunan instalasi ini dimulai pada Oktober 2025 dengan masa pelaksanaan kontraktual selama 12 bulan. Namun, pekerjaan berhasil mencapai tahap energize pada Juni 2026 atau empat bulan lebih cepat dari target yang ditetapkan dan tanpa amendemen kontrak. Percepatan penyelesaian ini mencerminkan komitmen PLN dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan secara efektif dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, dan keandalan sistem.

Dalam pelaksanaannya, PLN menghadapi tantangan berupa pekerjaan konstruksi yang dilakukan pada gardu induk yang tetap beroperasi melayani pelanggan. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan direncanakan dan dilaksanakan secara cermat untuk memastikan keandalan sistem tetap terjaga tanpa mengganggu pasokan listrik.

Manager PLN UPP JBB 2, Renar Parama Aryoputro, menyampaikan bahwa penyelesaian pekerjaan lebih cepat dari target merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak yang terlibat.

“Pekerjaan dilakukan pada gardu induk yang tetap beroperasi sehingga setiap tahapan harus direncanakan secara detail dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian. Alhamdulillah seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan mencapai tahap energize empat bulan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan,” ujar Renar dalam keterangannya.

Penambahan kapasitas transformator 60 MVA ini akan meningkatkan kemampuan sistem dalam menyalurkan daya listrik, mengurangi risiko beban berlebih pada transformator eksisting, serta memperkuat keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya. Selain itu, pengembangan ini juga mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik sektor perumahan, bisnis, dan komersial serta memperkuat sistem interkoneksi 150 kV DKI Jakarta yang menjadi salah satu tulang punggung pasokan listrik nasional.

General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menyampaikan bahwa beroperasinya Ext. Trafo GIS 150 kV Senayan III/Ulujami menjadi langkah strategis PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di ibu kota sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di masa mendatang.

“Penyelesaian pekerjaan lebih cepat dari target menunjukkan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal guna mendukung kebutuhan listrik masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di wilayah DKI Jakarta. Kami akan terus memperkuat sistem ketenagalistrikan agar mampu memberikan layanan yang semakin andal bagi masyarakat dan dunia usaha,” tutup Yasir.

Melalui pembangunan infrastruktur yang andal dan tepat waktu, PLN terus berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang berkualitas untuk mendukung produktivitas masyarakat, pertumbuhan investasi, serta peningkatan kualitas hidup pelanggan.