Airbus A380 ikonik milik Emirates untuk pertama kalinya mendarat di Jakarta pada 8 Agustus 2026, menandai momen bersejarah bagi para pecinta dunia penerbangan dan penggemar pesawat superjumbo. Pesawat penumpang terbesar di dunia tersebut membawa AC Milan kembali ke Italia usai menjalani laga persahabatan melawan Chelsea FC dalam rangkaian tur pramusim musim panas 2026 di Indonesia.

Kedatangan pesawat berbadan besar ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi momen istimewa bagi para penggemar di seluruh Indonesia yang antusias menyaksikan pesawat ikonik ini mendarat di Jakarta untuk pertama kalinya. Dikenal dengan kabinnya yang luas serta fasilitas unggulan di dalam kabin yang telah meraih berbagai penghargaan, kehadiran perdana A380 ini turut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Emirates selama lebih dari tiga dekade menghubungkan Indonesia dengan dunia.

Baca Juga: Kerajaan Bisnis Lion Group yang Lahirkan Banyak Maskapai Baru

“Kami bangga dapat menyambut A380 yang ikonik di Jakarta untuk pertama kalinya dan menerbangkan AC Milan kembali ke Italia usai tur mereka di Indonesia. Kehadiran A380 ini merupakan bentuk perayaan atas komitmen besar Emirates terhadap sepak bola, sekaligus mencerminkan upaya kami untuk terus menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap para penggemar AC Milan dan pecinta dunia penerbangan di seluruh Indonesia dapat menikmati momen istimewa ini," ujar Majid Alfalasi, Country Manager Emirates untuk Indonesia.

Kunjungan ini juga memberikan kesempatan langka bagi ribuan pendukung untuk menyaksikan langsung aksi Rossoneri sekaligus semakin mempererat hubungan klub dengan para penggemarnya yang begitu antusias di Indonesia. Sebagai Official Airline Partner dan Principal Partner AC Milan, Emirates berperan penting dalam mendukung tur pramusim musim panas 2026 klub tersebut, sekaligus membantu menghubungkan AC Milan dengan para penggemarnya di seluruh dunia.

Emirates A380 tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 8 Agustus 2026 sebelum kembali bertolak sesaat setelah tengah malam pada 9 Agustus 2026. Meski kunjungannya berlangsung singkat, momen bersejarah ini menarik perhatian para plane spotter dan pecinta dunia penerbangan yang berkumpul untuk menyaksikan langsung pendaratan dan keberangkatannya dari Jakarta.

Emirates telah melayani Indonesia sejak 1992, menandai perjalanan lebih dari tiga dekade dalam menghubungkan negara kepulauan ini dengan dunia. Saat ini, Emirates mengoperasikan 14 penerbangan mingguan antara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) Jakarta dan Dubai, serta dua penerbangan harian antara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) Denpasar dan Dubai. Melalui hub-nya di Dubai, penumpang dapat terhubung dengan mudah ke berbagai destinasi di Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika.