Pemerintah sedang menggodok efisiensi Program Makan Bergizi (MBG) di tengah upaya penghematan besar-besaran yang sedang dilakukan sekarang ini imbas gejolak Timur Tengah karena perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang masih terus berlangsung sampai sekarang.
Opsi pertama yang sedang ditimbang pemerintah adalah memangkas durasi penyaluran MBG. Dimana penyaluran paket makanan bergizi itu dipotong menjadi lima hari dalam sepekan. Sebelumnya penyaluran dilakukan enam hari.
Baca Juga: Nasib MBG di Tengah Rencana Efisiensi Anggaran Imbas Gejolak Timur Tengah
“Kan MBG juga akan melakukan beberapa efisiensi, kalau enggak salah kan. Sabtu diberhentiin, kalau enggak salah. Dia kan biasanya seminggu, enam hari. Dia Badan Gizi Nasional (BGN) akan bilang lima hari,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dilansir Sabtu (28/3/2026).
Apabila opsi pemangkasan durasi penyaluran yang bakal diambil maka, efisiensi lewat cara tersebut membuat negara berhemat hingga Rp40 triliun setahun.
“Jadi ada efisiensi juga dari MBG. Yang dia bilang (BGN) aja Rp40 triliun hitungan pertama kasar, tetapi bisa lebih,” ucapnya.
Purbaya menegaskan efisiensi BMG murni dilakukan sendiri oleh BGN, Kementerian Keuangan tak punya rencana sebelumnya untuk memotong anggaran yang menyokong program andalan Presiden Prabowo Subianto itu.
“Bukan saya motong ya. Emang dia melakukan sendiri, karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini. Jadi jangan dibilang MBG tutup mata. Enggak, dia juga akan efisiensi,” kata Purbaya.
Menurut Purbaya, potensi efisiensi Rp40 triliun dari MBG itu belum masuk dalam hitungan efisiensi belanja kementerian dan lembaga yang ditargetkan sebesar Rp 80 triliun yang saat ini sedang disusun pemerintah.
“Itu belum dihitung. Belum dihitung yang Rp80 T itu,” ujarnya.
Apa Kata Istana?
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah mengonfirmasi rencana efisiensi anggaran MBG tersebut, namun dia mengatakan, sejauh ini pemerintah belum menentukan skema yang pas untuk melakukan penghematan. Seluruh opsi sedang dikaji termasuk opsi pemangkasan waktu pemangkasan.
“Sedang kita finalkan,” ujarnya.
Baca Juga: Purbaya Tak Keberatan Efisiensi Anggaran BMG
Prasetyo memastikan, efisiensi tidak hanya menyasar MBG, namun seluruh kementerian dan lembaga juga bakal melakukan penghematan di tengah ancaman krisis imbas gejolak Timur Tengah.
“Itu kan bagian dari semua yang saya sisir,” tegasnya.