Politisi PDI Perjuangan Guntur Romli bereaksi keras terkait rencana lonjakan anggaran Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), yang mulanya hanya sekirar Rp25,36 miliar kini melompar drastis menjadi Rp1,954 triliun.
Menurutnya, hal tersebut dikhawatirkan akan memboroskan APBN. Sebab, ia menilai hal tersebut sangat kontradiktif dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Baca Juga: Foto Gibran Diturunkan Usai Putusan MK, Kepala Bakom: Tukang Becak Enggak Masalah, tapi...
"Gila Anggaran Bakom Naik 7600 Persen. Dari 25,36 Miliar Menjadi 1,954 Triliun! Rakyat disuruh berhemat. Daerah disuruh mengencangkan ikat pinggang. Transfer ke daerah dipangkas habis-habisan. tulisnya, dalam akun Thread pribadinya, seperti dilihat Rabu (28/10/2026).
Baca Juga: Penjelasan Bakom RI soal Isu Homeless Media, Sejumlah Media Digital Beri Klarifikasi
Lanjutnya, ia mengatakan hal tersebut merupakan pemborosan uang rakyat. "Tapi untuk urusan pencitraan, keran anggaran dibuka lebar-lebar. Ini pemborosan uang rakyat‼️" tegasnya.
Sementara itu, pemerintah berdalih dana hampir Rp2 triliun tersebut mendesak dicairkan untuk tiga pos utama: manajemen operasional kelembagaan Bakom, pelayanan komunikasi langsung presiden dan wakil presiden, serta peningkatan efektivitas diseminasi program strategis guna menangkal derasnya arus disinformasi di media sosial.