Aktivis sosial, Muhammad Said Didu meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mewaspadai pergerakan politik yang dilakukan Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan, Jokowi saat ini telah turun langsung untuk mempersiapkan putranya yang juga saat ini menjadi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka untuk merebut kursi Presiden pada Pilpres mendatang. 

Said Didu mengatakan itu setelah melihat sejumlah manuver yang dilakukan Jokowi belakangan ini termasuk aksi blusukan yang dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia seperti di Provinsi Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Baca Juga: Dosa-dosa Jokowi Dibeber Anak Buah Ibu Mega: China Kuasai Seluruh Sumber Daya Mineral Kita Gegara Dia, Itu Kejahatan Luar Biasa!

“Seperti yang berkali-kali saya katakan bahwa sekarang sudah pada titik to Kill or to be killed. Jokowi sudah terjun langsung persiapkan anaknya (Gibran) untuk jadi Presiden,” kata Said Didu dilansir Olenka.id Jumat (14/8/2026).

Dalam agenda mempersiapkan Gibran menjadi presiden, kata Said Didu, Jokowi tidak bergerak sendiri,Presiden RI dua periode itu mengerahkan seluruh kekuatannya yang melibatkan satu kelompok yang disebut dengan istilah Geng Solo yang terdiri dari sejumlah kekuatan dari berbagai elemen, ini adalah relasi politik Jokowi sudah terlibat dalam menuntaskan sejumlah agenda politik Jokowi.  

“Geng SOP (Solo, Oligarki, Parcok) makin jelas arahnya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Jokowi belakangan memang sedang melakukan manuver ekstrem,  ia melakukan kunjungan ke sejumlah daerah yang oleh banyak pakar politik dibaca sebagai gerakan untuk menggalang kekuatan. 

Jokowi melakukan blusukan di Provinsi Lampung dan Nusa Tenggara Timur, kunjungan di dua tempat itu berakhir dengan berbagai polemik, di Lampung Jokowi melakukan ritual adat dengan menginjak kepala kerbau yang kemudian diartikan publik sebagai pesan penghinaan terhadap PDI-Perjuangan.

Sementara di NTT Jokowi menerima gelar Raja Timor yang dinilai publik bisa memicu konflik horizontal dan perpecahan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Megawati Blak-blakan Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi: Dia Masuk PDI-P Cuma Modal KTP

Tak hanya di dua tempat itu, Jokowi masih akan  melanjutkan kunjungannya ke berbagai wilayah lain, ia bahkan berencana menyasar basis PDI Perjuangan di Provinsi Jawa Tengah.