Akan tetapi, dari sisi laba bersih masih menorehkan kenaikan sebesar 15,5% yoy, didorong oleh meningkatnya porsi pendapatan jasa TIK sehubungan dengan jasa implementasi dan pemeliharaan TIK.
Selain itu, meskipun kontribusi terhadap total pendapatan masih kecil, tetapi segmen Cybersecurity, Data & AI sangat prospektif karena masih memiliki banyak banyak ruang untuk bertumbuh.
Sebagai Solution Integrator yang selalu menawarkan solusi beragam dan paling update saat ini, MTDL memiliki peluang besar untuk meraup pasar di segmen Cybersecurity hingga Data & AI sejalan dengan pengalaman MTDL di bidang Big Data sejak lebih dari 10 tahun yang lalu.
Hal ini juga akan diperkuat dengan dibentuknya perusahaan patungan dengan FPT – IS, perusahaan IT ternama dari Vietnam.
Rencananya, dengan memanfaatkan expertise dari FPT-IS melalui usaha patungan di bidang layanan keamanan siber, solusi AI, dan pengembangan perangkat lunak bernama PT FPT Metrodata Indonesia (FMI) maka MTDL akan menjadi pioneer di bidang solusi berbasis AI di Indonesia.
“Dalam beberapa tahun ke depan, kami ingin menjadi pemain Data dan AI terbesar di Indonesia. Kami optimis hal tersebut dapat membantu kami mencapai target dan sejalan dengan cita-cita menjadi Perusahaan TIK terbesar di Indonesia,” tutup Susanto Djaja.