Memasuki tahun ke-15 kiprahnya di segmen gaya hidup halal, Scarf Media terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis ekosistem halal. Salah satu langkah terbarunya adalah menghadirkan Modest Luxe Ramadan–Raya 2026, sebuah concept store modest fashion premium yang dikurasi khusus dan resmi hadir di Lantai 2 Sarinah, Jakarta Pusat.
Concept store ini mulai dapat dikunjungi sejak masa soft opening pada 18–23 Februari 2026 dan resmi dibuka melalui grand opening pada 24 Februari 2026. Kehadiran Modest Luxe diharapkan menjadi destinasi baru bagi masyarakat yang mencari busana modest premium menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 sekaligus memperkuat posisi modest fashion Indonesia di pasar global.
Lebih dari sekadar ruang belanja, Modest Luxe dirancang sebagai etalase modest fashion Indonesia yang terkurasi dengan standar kualitas internasional.
CEO Scarf Media Indonesia, Temi Sumarlin, menjelaskan bahwa ide Modest Luxe lahir dari pengalaman panjang Scarf Media berinteraksi dengan pelaku industri modest fashion dunia.
“Modest Luxe memang digagas oleh Scarf Media Indonesia karena kita melihat potensi modest fashion dan muslim fashion Indonesia itu cukup besar. Tetapi kami ingin mengkurasi brand-brand modest wear dan muslim fashion Indonesia yang memiliki kualitas terbaik,” ungkap Temi, saat press conference serta grand opening Modest Luxe di Sarinah, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Temi melanjutkan, selama lebih dari 15 tahun berjejaring dengan pelaku industri di Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa, Scarf Media kerap menerima pertanyaan mengenai lokasi yang dapat menjadi rujukan produk modest fashion Indonesia berkualitas.
“Mereka sering bertanya, satu tempat yang memang bisa melihat dan membeli produk-produk modest dan muslim fashion yang bagus dan berkualitas itu di mana. Saya agak sulit menjawab, karena di Indonesia banyak sekali brand dan tersebar di berbagai tempat,” kata Temi.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, lanjut Temi, Scarf Media menghadirkan Modest Luxe sebagai ruang kurasi yang diharapkan dapat menjadi referensi utama modest fashion Indonesia, sekaligus menjadi basis misi dagang ke luar negeri.
“Ketika merilis ide Modest Luxe, kami selalu punya misi dagang. Sarinah menawarkan lokasi yang diskusinya sudah ‘nyambung’ karena ingin mengangkat sesuatu yang berbeda, mulai dari gaya clean hingga print semua ada di sini,” tambahnya.
Ia pun menegaskan bahwa concept store ini dikembangkan bersama Sarinah karena kesamaan visi untuk membawa produk lokal ke tingkat global.
“Tentunya kita punya satu visi dan misi yang sama untuk mendorong produk lokal bukan hanya dalam standar di dalam negeri tapi juga di global,” jelas Temi.

Sarinah Jadi Rumah Pertama
Pemilihan Sarinah sebagai lokasi Modest Luxe bukan tanpa alasan. Sebagai department store pertama di Indonesia yang kini bertransformasi menjadi cultural experience center, Sarinah berupaya menjadi ruang temu antara budaya, kreativitas, dan perdagangan.
Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan menyatakan kolaborasi ini sejalan dengan visi Sarinah sebagai pusat budaya yang merayakan keberagaman melalui kreativitas dan perdagangan.
“Kehadiran Modest Luxe di Sarinah diharapkan menjadi etalase karya terbaik anak bangsa sekaligus mendorong brand lokal menembus pasar global,” ujarnya.
Temi kemudian menambahkan, konsep Modest Luxe juga dipandang melengkapi identitas Sarinah yang selama ini identik dengan produk tradisional Indonesia.
“Kalau masuk ke Sarinah pasti terasa Indonesia banget, batik, tenun, dan berbagai brand lokal lainnya. Tapi begitu masuk ke Modest Luxe ada sesuatu yang berbeda. Modest fashion yang clean sampai yang penuh print kami coba hadirkan,” kata Temi.
Ia pun mengatakan bahwa Sarinah merupakan lokasi paling tepat untuk menjadi rumah pertama Modest Luxe.
“Kami ingin membawa sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada di Sarinah. Dengan visi dan misi tersebut, akhirnya kami menemukan bahwa Sarinah adalah rumah pertama yang tepat untuk Modest Luxe ini,” ujarnya.
Perwakilan Sarinah Elsa menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Sarinah dalam mendukung industri kreatif nasional.
“Sarinah memiliki komitmen untuk terus berkolaborasi. Modest Luxe mempunyai positioning yang sejalan dengan Sarinah sebagai pusat budaya dan experience culture centre. Kami berharap ada peningkatan traffic di era Ramadan, peningkatan transaksi, serta penguatan brand awareness jangka panjang agar modest fashion memiliki posisi yang kuat,” jelas Elsa.
Baca Juga: Kolaborasi Ciamik! Wardah Gandeng Lima Brand Modest Fesyen Lokal di MUFFEST+ 2025
Menampilkan Puluhan Brand Terpilih
Modest Luxe Ramadan–Raya 2026 menghadirkan lebih dari 25 brand modest dan muslim fashion yang dikurasi secara khusus. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses kurasi yang terus berjalan.
“Saat ini yang sudah hadir kurang lebih ada 25 plus-plus, dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah karena proses kurasi tetap berjalan,” lanjut Temi.
Beragam brand ternama turut meramaikan Modest Luxe, antara lain Ria Miranda, KAMI, Jenna and Kaia, Taza, Heart Troops, By Ayu Dhyah Andari, MYMD, NASL, Nagita Slavina, Parte, Napocut, Dama Kara, DS Modest, dan berbagai label lainnya.
Selain busana muslim premium, Modest Luxe juga menghadirkan berbagai produk lifestyle seperti tas, prayer set, sepatu, parfum, reed diffuser, hingga aksesori yang melengkapi tampilan muslimah untuk menyambut Hari Raya.
Menurut Temi, keberagaman gaya menjadi salah satu kekuatan modest fashion Indonesia.
“Walaupun sama-sama berada di satu tempat, mereka punya karakter yang berbeda,” tuturnya.

Bagi para desainer lokal, Modest Luxe menjadi ruang penting untuk memperluas pasar sekaligus membangun kesadaran merek.
Selanjuutnya, Pendiri sekaligus desainer jenama lokal Dama Kara, Nurdini Prihastiti pun menyambut baik kehadiran Modest Luxe sebagai wadah kolaborasi bagi brand modest Indonesia.
“Ketika ada Modest Luxe karena sudah memberikan ruang untuk kami. Semoga ke depannya ada wadah seperti ini dan spacenya cukup luas dan workshop intimate dengan pelanggan. Semoga kita bisa membawa ini untuk go global juga, karena di Dama Kara sendiri websitenya Singapura dan Malaysia cukup bersaing. Market untuk global itu potensial untuk modest fashion,” ujarnya.
Untuk diketahui, grand opening Modest Luxe pada 24 Februari 2026 dimeriahkan dengan trunk show koleksi para tenant yang diharapkan menjadi referensi mix and match busana Raya 2026.
Berbagai kegiatan juga akan berlangsung sepanjang periode 24 Februari hingga 31 Maret 2026, mulai dari community meet up, Mix and Match Raya Collection, hingga Grand Final Face of Muslimah 2026 yang dipresentasikan oleh Modest Luxe.
Dengan konsep ruang kurasi yang terintegrasi, Modest Luxe diharapkan tidak hanya menjadi destinasi belanja Ramadan dan Lebaran, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat modest fashion dunia.
Baca Juga: ‘Essential Lab’ Jadi Tema JMFW 2026, Targetkan Modest Fashion Indonesia Mendunia