Program Danantara Housing yang digagas Danantara Indonesia untuk memasarkan lebih dari 200.000 unit rumah dan apartemen BUMN mendapat sambutan positif dari kalangan milenial. Program yang mendukung Program 3 Juta Rumah tersebut dinilai menjadi angin segar bagi generasi muda yang selama ini menghadapi tantangan dalam memiliki hunian akibat tingginya harga properti dan keterbatasan akses pembiayaan.

Melalui skema pembiayaan yang lebih ringan, seperti uang muka (DP) mulai 1 persen, suku bunga atau margin kompetitif, serta tenor hingga 30 tahun, Danantara Housing diharapkan mampu memperluas akses masyarakat, khususnya generasi milenial dan keluarga muda, untuk memiliki rumah pertama. Program ini juga akan menawarkan lebih dari 200.000 unit hunian dari pengembang BUMN maupun swasta dalam rangka mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.

Baca Juga: DPR Akui Tangan Dingin Danantara Jadikan Himbara Untung Rp39,92 Triliun di Kuartal Pertama 2026

Menurut CEO Danantara, Rosan Roeslani Danantara tengah menyiapkan program Danantara Housing untuk membantu memasarkan rumah dan apartemen yang telah dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang hingga kini belum terserap pasar.

Baca Juga: Pakar: Danantara Bawa Optimisme Baru bagi Bangsa

"Pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini sudah dibangun oleh BUMN tapi belum bisa terjual, kita akan mengadakan Danantara Housing untuk bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik." ujarnya.

Menanggapi hala itu, Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB), Khairul Anam, mengatakan inisiatif tersebut merupakan jawaban atas salah satu kebutuhan paling mendasar yang dihadapi generasi produktif saat ini.

"Memiliki rumah masih menjadi impian besar bagi banyak milenial. Namun, tingginya harga rumah dan besarnya uang muka sering kali menjadi kendala utama. Karena itu, kami menyambut baik dan mendukung hadirnya Danantara Housing yang memberikan kemudahan pembiayaan sehingga peluang memiliki hunian menjadi semakin terbuka," ujar Anam dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak, tetapi juga dapat meningkatkan optimisme generasi muda dalam merencanakan masa depan.

"Skema DP mulai 1 persen, tenor panjang, dan pembiayaan yang lebih kompetitif merupakan terobosan yang sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini. Kebijakan seperti ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak milenial berani mengambil langkah untuk memiliki rumah sendiri," katanya.

Anam menilai, keberhasilan Danantara Housing akan memberikan dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain meningkatkan kepemilikan rumah, sektor properti juga akan menggerakkan berbagai industri pendukung, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya beli masyarakat.

"Kami berharap program ini dapat direalisasikan secara optimal dan menjangkau masyarakat luas di berbagai daerah. Semakin mudah akses masyarakat terhadap hunian, semakin besar pula kontribusinya terhadap kesejahteraan keluarga Indonesia dan pertumbuhan ekonomi nasional," ungkapnya.

Ia juga mengajak generasi milenial untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan dalam program tersebut dengan mempersiapkan kemampuan finansial secara bijak.

"Harapan kami, Danantara Housing menjadi solusi nyata bagi generasi muda Indonesia untuk mewujudkan impian memiliki rumah. Dengan kolaborasi pemerintah, Danantara, perbankan, dan para pengembang, kami optimistis target pemerataan kepemilikan hunian dapat tercapai sekaligus mendukung suksesnya Program 3 Juta Rumah," tandasnya.