Karya Raya 2026 resmi dibuka pada Jumat (11/9) melalui Pameran Karya Raya di Perpustakaan Jakarta. Mengusung tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, ribuan karya bermekaran di dalamnya.

Di Karya Raya, pertumbuhan bukan hanya tentang semakin banyaknya karya yang dihasilkan. Di balik setiap buku, cerita, ilustrasi, dan karya kreatif, ada proses perkembangan anak yang mulai dari mencari ide, mengembangkan gagasan, mengeksekusi imajinasi, menyelesaikan apa yang mereka mulai, dan berani menunjukkan hasil karyanya.

Baca Juga: Morinaga Hadirkan Door of Future–Advance Intelligence Lab untuk Rayakan Potensi Anak-anak Indonesia

Semangat tersebut sejalan dengan filosofi Garden of Kindness. Kreativitas anak ibarat sebuah taman: rasa ingin tahu menjadi benih, kesempatan menjadi tanah, pendampingan menjadi air, dan apresiasi menjadi sinar matahari. Karena itu, anak tidak hanya membutuhkan dorongan untuk berkarya, tetapi juga ruang yang aman untuk mencoba, keberanian untuk berimajinasi, serta penghargaan terhadap setiap prosesnya.

"Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi tempat buku-buku yang telah selesai ditulis. Perpustakaan harus menjadi tempat cerita-cerita baru mulai dilahirkan," ujar Nasruddin Djoko Surjono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta.

Perjalanan ini menjadi semakin relevan di era kecerdasan artifisial (AI) ketika anak-anak tumbuh di tengah dunia yang memungkinkan teknologi menghasilkan gambar, tulisan, musik, dan berbagai bentuk konten dalam hitungan detik. Kini, kemampuan anak untuk berpikir kritis, mengeksplorasi kemungkinan, membuat pilihan, dan menciptakan sesuatu yang bermakna menjadi sangatlah penting.

"Kami ingin anak-anak merasakan bahwa karya mereka punya arti," kata Ernest, Co-Founder Karya Raya.

Karya Raya berkembang dari 638 buku pada 2023 menjadi 1.081 buku pada 2024, 1.870 buku pada 2025, dan 2.053 buku pada 2026. Tahun ini, pertumbuhan perjalanan karya-karya tersebut diperluas karena diberi ‘rumah’ di Perpustakaan Jakarta. Salah satu hal baru yang diperkenalkan tahun ini adalah Karya Raya Corner di Perpustakaan Jakarta.

Kini buku-buku karya Young Author Karya Raya dapat terus dibaca selain secara digital di website ByMe.Bookabook.id juga di corner tersebut untuk terus ditemukan dan dibaca.

Seiring dengan peresmian Karya Raya Corner, Bookabook dan Perpustakaan Jakarta selaku penyelenggara Karya Raya meluncurkan buku Ruang Bertumbuh yang terinspirasi dari filosofi Perpustakaan Jakarta dan PDS H.B. Jassin yang tak sekedar hadir untuk menemanimu membaca, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar, berkarya dan bertumbuh sehingga membuat perpustakaan bisa tetap relevan di masa sekarang.

Memasuki tahun keempat, Karya Raya menjangkau lebih banyak sekolah negeri, komunitas rusun, sekolah internasional, serta anak-anak dari Nusa Tenggara Timur. Salah satu tujuan Karya Raya adalah memastikan kesempatan berkarya tidak hanya hadir bagi kelompok tertentu, tetapi dapat diakses oleh anak-anak dari berbagai latar sosial.

Hal ini mengundang mitra yang juga memiliki visi serupa, tahun ini program Karya Raya didukung oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk dengan diberikannya dukungan sebanyak 250 beasiswa untuk para peserta.

Saat ini Karya Raya telah melibatkan lebih dari 300 sekolah, menerbitkan lebih dari 5.000 buku, dan mencatat lebih dari 50.000 pengunjung pameran setiap tahunnya.

Karya Raya juga mendapat pengakuan sebagai Program Unggulan DKI Jakarta dan menerima penghargaan Mitra Kolaborasi Terbaik 2025 dari Dispusip (Dinas Perpustakaan Jakarta) serta mencetak rekor MURI sebagai Pameran Buku Karya Anak Terbanyak.

PAMERAN Karya Raya 2026 berlangsung 11 September–2 Oktober 2026 di Perpustakaan Jakarta, dan puncaknya di PERAYAAN pada 3 Oktober 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki.