Di sisi lain, lanjut Prita, ada satu keputusan yang hingga kini sangat ia syukuri, yakni konsisten menjalankan rencana keuangan keluarga.
Prita mengatakan, dirinya selalu berpegang pada perencanaan yang disesuaikan dengan kemampuan finansial, termasuk menetapkan porsi anggaran pendidikan anak.
Ia pun mengungkapkan bahwa keluarganya hanya mengalokasikan sekitar 10 persen dari total penghasilan untuk biaya pendidikan anak. Seluruh perencanaan tersebut dijalankan secara disiplin, bahkan jika harus menunda berbagai keinginan demi memastikan dana pendidikan tercukupi.
"Aku benar-benar disiplin dan stick with my plan. Plan aku benar karena aku ngikutin kemampuan finansial. Aku benar-benar cuma pakai sekitar 10% dari penghasilan kita untuk biaya pendidikan anak," kata Prita.
Terakhir, Prita menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci agar target keuangan dapat tercapai tanpa mengorbankan stabilitas finansial keluarga.
"Semua yang udah kita hitung itu kita ikutin banget. Kita benar-benar nahan berbagai hal dalam kehidupan kita, nunda ini itu demi dana pendidikan tercapai dulu, habis itu bebas banget," tutupnya.
Baca Juga: 3 Bekal Penting Sebelum Investasi Menurut Financial Planner