Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintah telah mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Hingga Jumat (6/3/2026) pukul 16.30 WIB, dana THR yang telah dicairkan mencapai sekitar Rp3 triliun.
Dana tersebut telah diterima oleh sekitar 631 ribu ASN dari total sekitar 2,2 juta ASN pemerintah pusat. Dengan demikian, realisasi penyaluran THR baru mencapai sekitar 28,68 persen dari total target penerima.
“Kalau instansinya belum minta ya belum dicairkan, belum keluar. Tapi mereka sudah bisa mencairkan,” ungkap Purbaya, saat acara buka puasa bersama awak media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Purbaya menjelaskan, belum meratanya penerimaan THR di kalangan ASN bukan disebabkan oleh keterbatasan anggaran.
Menurutnya, sebagian instansi pemerintah masih menyelesaikan proses administrasi pengajuan pencairan, sehingga pembayaran dilakukan secara bertahap.
Ia menegaskan bahwa dana THR sebenarnya sudah disiapkan sepenuhnya oleh pemerintah.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bicara Soal THR Pegawai Swasta Dipotong Pajak: Kebijakan Dilakukan Secara Adil
Karena itu, ASN yang hingga kini belum menerima THR kemungkinan masih menunggu proses pencairan dari instansi masing-masing.
“Jadi seperti itu, tapi sudah siap semua tinggal berapa cepat mereka mencairkan itu,” kata Purbaya.
Selain untuk ASN aktif, pemerintah juga telah menyalurkan THR bagi para pensiunan. Hingga awal Maret 2026, pembayaran kepada pensiunan telah mencapai sekitar Rp11,4 triliun yang disalurkan kepada 3.568.570 penerima, atau sekitar 93,5 persen dari total pensiunan.
Purbaya menambahkan, pemerintah menargetkan seluruh proses penyaluran THR bagi ASN dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu pekan, seiring kesiapan anggaran yang telah tersedia.
“Mungkin seminggu depan. Tapi sudah siap semua tinggal berapa cepat mereka mencairkan itu,” pungkasnya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM Imbas Lonjakan Harga Minyak Dunia