Transisi kepemimpinan dalam PT Jasa Raharja berlangsung pada akhir Desember 2025 hingga Januari 2026. Dalam masa transisi tersebut, nama Muhammad Awaluddin terpilih sebagai Direktur Utama Jasa Raharja berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (31/12/2025).
Lahir di Jakarta, 15 Januari 1968, sosok Muhammad Awaluddin telah lama berkiprah di lingkup Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya di BUMN teknologi. Hal itu selaras dengan latar belakang pendidikan Awaluddin yang merengkuh gelar sarjana Teknik Elektro di Universitas Sriwijaya Palembang pada tahun 1990.
Delapan tahun setelahnya atau pada 1998, Awaluddin meraih gelar magister di European University, Antwerpen, Belgia di bidang Manajemen Internasional. Kemudian, ia melanjutkan studi S3 dan meraih gelar doktor di bidang Manajemen Strategis dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2016.
Dengan latar belakang pendidikan yang mentereng tersebut, seperti apa rekam jejak Muhammad Awaluddin hingga mencapai puncak kepemimpinan di Jasa Raharja?
Rekam Jejak Karier
Sejak awal berkarier, Awaluddin telah terjun ke beberapa industri, mulai dari telekomunikasi, transportasi, hingga kebandarudaraan. Tahun 1991 menjadi awal ia bergabung dengan BUMN PT Telekomunikasi Indonesia.
Sosok yang pernah menjadi General Manager Kandatel Jakarta Pusat ini diketahui mengemban sejumlah jabatan strategis di Telkom Indonesia, seperti Vice President Public & Marketing Communication Telkom Indonesia hingga tahun 2007.
Baca Juga: Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur
Perjalanan karier Awaluddin di Telkom pun terus meningkat hingga kemudian dipercaya menjadi Executive General Manager Divisi Regional I Sumatera sampai tahun 2009. Awaluddin juga diketahui menjabat sebagai Executive General Manager Divisi Access Network Infrastructure hingga tahun 2010.
Salah satu puncak karier Awaluddin di Telkom berlangsung pada tahun 2010-2012 yang mana ia ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Infomedia Nusantara. Setelah itu, Awaluddin kembali pulang ke Telkom Indonesia sebagai Director of Enterprise and Wholesale, dilanjutkan dengan jabatan Director of Enterprise and Business Service sejak 2013 selama sekitar tiga tahun.
Dari Telkom Group, kiprah karier Muhammad Awaluddin berlanjut di sektor transportasi dengan menjabat sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura II hingga November 2023. Kemudian, pada Januari 2024 ia bergabung sebagai Komisaris PT Pelni.
Sempat kembali ke Telkom Group sebagai Wakil Direktur Utama pada Mei 2025, Awaluddin kini beralih karier usai mendapat kepercayaan PT Jasa Raharja sebagai Direktur Utama.