3. Susu Nabati yang Difortifikasi Protein

Kandungan Protein: Bervariasi, namun beberapa produk menawarkan jumlah yang setara dengan susu sapi.

Jika kamu lebih menyukai rasa dari jenis susu nabati tertentu, seperti susu flax, oat, atau almond, tetapi ingin asupan protein yang lebih tinggi, carilah versi yang difortifikasi protein.

Beberapa produsen kini menambahkan protein nabati (biasanya dari kacang polong atau kedelai) ke dalam produk mereka untuk mendongkrak kandungan nutrisinya. Karena kadar proteinnya bisa berbeda antar merek, pastikan untuk selalu mengecek label Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) pada kemasan.

Perbandingan Kandungan Protein Berbagai Susu Nabati

Sebagai gambaran, berikut adalah perbandingan jumlah protein dalam 1 cangkir berbagai jenis susu nabati:

  • Susu Kedelai: 8 gram
  • Susu Kacang Polong: 8 gram
  • Susu Rami (Hemp): 3 gram
  • Susu Oat: 2 gram
  • Susu Almond: 1 gram
  • Susu Beras: 1 gram
  • Susu Kelapa: 0,5 gram

Tips Memilih Susu Nabati yang Sehat

Jika protein adalah prioritas utamamu, perhatikan beberapa tips berikut saat berbelanja produk susu nabati:

  1. Cari yang Mengandung Minimal 8 Gram Protein: Jumlah ini setara dengan satu gelas susu sapi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisimu.
  2. Pilih Varian Unsweetened (Tanpa Pemanis Tambahan): Banyak produk susu nabati berasa yang mengandung tambahan gula tersembunyi. Memilih varian tanpa pemanis membantu menjaga asupan gula harianmu tetap terkontrol.
  3. Utamakan Produk Fortifikasi: Pilih produk yang sudah diperkaya dengan kalsium, vitamin D, dan vitamin B12 agar nutrisinya selengkap susu hewani.

Memilih susu nabati yang tepat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, tetapi juga memastikan tubuh tetap bertenaga dan pencernaan tetap sehat. Jadi, jenis susu nabati apa yang biasanya menjadi andalan kamu sehari-hari, Growthmates?