Bagi kamu yang sedang menjalani pola hidup nabati (plant-based) namun tetap ingin mencukupi kebutuhan protein harian, memilih jenis susu yang tepat sangatlah penting.

Pasalnya, beberapa jenis susu nabati populer seperti susu almond, oat, atau beras umumnya memiliki kandungan protein yang relatif rendah.

Namun, ada beberapa varietas susu nabati yang secara alami kaya akan protein, bahkan setara dengan kandungan dalam satu gelas susu sapi (sekitar 8 gram per cangkir).

Melansir dari laman Health, berikut adalah 3 pilihan susu nabati tinggi protein yang bisa kamu coba. Catat, ya!

1. Susu Kedelai

Kandungan Protein: 8 gram protein per sajian (1 cangkir).

Susu kedelai adalah salah satu jenis susu nabati dengan kandungan protein tertinggi yang menyamai susu sapi. Terbuat dari kacang kedelai, susu ini merupakan sumber protein lengkap (complete protein), yang berarti mengandung kesembilan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain tinggi protein, susu kedelai juga sering difortifikasi dengan kalsium, vitamin D, serta vitamin B12. Dengan rasa yang ringan dan tekstur yang creamy, susu kedelai sangat cocok dicampurkan ke dalam smoothie, sereal, kopi, maupun untuk bahan membuat kue.

Baca Juga: 5 Olahan Plant-Based Kaya Protein dan Serat untuk Menu Harian Sehat

2. Susu Kacang Polong

Kandungan Protein: 8 gram protein per sajian (1 cangkir).

Susu kacang polong kini semakin populer sebagai alternatif pengganti susu sapi maupun susu kedelai. Sebagian besar susu jenis ini terbuat dari protein kacang polong kuning (yellow peas) dan memiliki tekstur creamy yang lezat untuk kopi, smoothie, atau masakan.

Susu ini sangat ideal bagi kamu yang memiliki alergi terhadap kedelai atau produk susu sapi, tetapi tetap menginginkan asupan protein nabati yang tinggi. Banyak produk susu kacang polong juga telah difortifikasi dengan kalsium dan vitamin D.

3. Susu Nabati yang Difortifikasi Protein

Kandungan Protein: Bervariasi, namun beberapa produk menawarkan jumlah yang setara dengan susu sapi.

Jika kamu lebih menyukai rasa dari jenis susu nabati tertentu, seperti susu flax, oat, atau almond, tetapi ingin asupan protein yang lebih tinggi, carilah versi yang difortifikasi protein.

Beberapa produsen kini menambahkan protein nabati (biasanya dari kacang polong atau kedelai) ke dalam produk mereka untuk mendongkrak kandungan nutrisinya. Karena kadar proteinnya bisa berbeda antar merek, pastikan untuk selalu mengecek label Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) pada kemasan.

Perbandingan Kandungan Protein Berbagai Susu Nabati

Sebagai gambaran, berikut adalah perbandingan jumlah protein dalam 1 cangkir berbagai jenis susu nabati:

  • Susu Kedelai: 8 gram
  • Susu Kacang Polong: 8 gram
  • Susu Rami (Hemp): 3 gram
  • Susu Oat: 2 gram
  • Susu Almond: 1 gram
  • Susu Beras: 1 gram
  • Susu Kelapa: 0,5 gram

Tips Memilih Susu Nabati yang Sehat

Jika protein adalah prioritas utamamu, perhatikan beberapa tips berikut saat berbelanja produk susu nabati:

  1. Cari yang Mengandung Minimal 8 Gram Protein: Jumlah ini setara dengan satu gelas susu sapi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisimu.
  2. Pilih Varian Unsweetened (Tanpa Pemanis Tambahan): Banyak produk susu nabati berasa yang mengandung tambahan gula tersembunyi. Memilih varian tanpa pemanis membantu menjaga asupan gula harianmu tetap terkontrol.
  3. Utamakan Produk Fortifikasi: Pilih produk yang sudah diperkaya dengan kalsium, vitamin D, dan vitamin B12 agar nutrisinya selengkap susu hewani.

Memilih susu nabati yang tepat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, tetapi juga memastikan tubuh tetap bertenaga dan pencernaan tetap sehat. Jadi, jenis susu nabati apa yang biasanya menjadi andalan kamu sehari-hari, Growthmates?