Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyentil Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk segera mencari solusi dari kebijakan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah di Indonesia.
Menurut Bahlil apa pun masalah yang tengah dihadapi PLN sekarang ini, kebijakan pemadaman bergilir bukan menjadi solusi. Justru kebijakan itu menjadi penghambat produktivitas usaha masyarakat. Dia kembali menegaskan supaya PLN segera mencari solusi lain bukan semata-mata hanya mengandalkan kebijakan pemadaman bergilir.
Baca Juga: Mas Bahlil Minta Anggaran Rp27,33 Triliun Buat Beli Kompor dan Motor Listrik
"Saya minta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur, komprensif untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan tidak ada lagi pemadaman,” kata Bahlil dilansir Senin (22/6/20206).
Bahlil mengatakan pihaknya menaruh perhatian penuh terhadap kebijakan pemadaman bergilir. Dirinya bahkan sudah bertemu petinggi PLN guna mengetahui duduk masalah yang melatarbelakangi kebijakan pemadaman bergilir itu. Dia mendesak PLN mencari cara lain dan langkah mitigasi yang tepat tanpa harus mengorbankan rakyat.
"Tadi saya juga sudah berbicara sama Pak Dirut. Saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk didalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat. Yang mengoperasikan listrik itu bukan Dirjen Listrik, bukan ya. Bukan kita. Kita regulasinya sementara yang melaksanakan kegiatan adalah PLN," ujarnya.
"Tadi saya sampai di jalan juga saya bicara sama Pak Dirut. Saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah mitigasi yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk didalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat. Pemerintah sudah tegas tinggal PLN segera merealaisasikannya," tambahnya.
Sebagaimana diketahui sejumlah kawasan di Indonesia termasuk Pulau Jawa terdampak kebijakan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN. Pihak PLN sendiri belum bersedia membeberkan secara gamblang alasan terkait kebijakan tersebut.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo bahkan mengatakan pemadaman bergilir itu dilakukan pihaknya karena adanya gangguan teknis tanpa menjabarkan secara terperinci masalah yang dimaksud. Ia meminta maaf kepada masyarakat terkait hal ini.
“Untuk itu, sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya atas adanya gangguan mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa. Kami bekerja all out, siang dan malam agar semua gangguan ini bisa segera diselesaikan,” ucap Darmawan.
Baca Juga: Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tak Bakal Naik
“Kami juga menghadapi tantangan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistikan di Pulau Jawa,” tambahnya memungkasi.