ClientEarth, organisasi nirlaba internasional bidang hukum lingkungan, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Climate Policy Initiative Indonesia (CPI), organisasi nirlaba global yang berfokus pada analisis kebijakan dan keuangan berbasis data, untuk mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam mencapai ekonomi net-zero tahun 2060.
Selama dua tahun ke depan, kerja sama ini bermaksud untuk menyusun kerangka kerja dalam rangka mempercepat implementasi energi terbarukan dan transisi energi berkeadilan di Indonesia. Hal ini dapat dicapai melalui penguatan di bidang pendanaan, hukum, kebijakan, regulasi, serta tata kelola.
Baca Juga: Lautan Luas Perkuat Upaya Transisi Energi Bersama Greenvolt Power Indonesia
Sejalan dengan langkah Indonesia dalam meningkatkan rencana nasional demi mencapai target emisi Net-Zero pada 2060, mempercepat transisi energi terbarukan tidaklah bebas dari hambatan dan rintangan. Misalnya, proses lisensi yang terlalu lama, jalur birokrasi yang tidak efisien, kebutuhan modal yang besar, serta ketidakpastian hukum yang memengaruhi kelayakan finansial proyek-proyek terkait.
Kerja sama ini mengakui pentingnya pendekatan holistik yang melibatkan beberapa multidisiplin ilmu pengetahuan, seperti sains, keuangan, hukum, dan tata kelola. Untuk merealisasikan situasi ini pun diperlukan kolaborasi yang berkesinambungan antara badan pemerintahan, masyarakat sipil, dan sektor swasta.
Selain itu, selaras dengan prinsip pendekatan mereka terhadap diskusi kebijakan fiskal yang berorientasi pada kolaborasi, ClientEarth dan CPI akan bekerja sama untuk menelaah kerangka kebijakan relevan di Indonesia, mengevaluasi implikasi finansial dari potensi skenario kebijakan, serta merekomendasikan masukan berbasis data kepada pembuat kebijakan.
“Penandatanganan MoU dengan CPI ini mengindikasikan langkah signifikan dalam misi kami membentuk kebijakan fiskal di tengah rencana transisi Indonesia menuju emisi net-zero. ClientEarth berkolaborasi dengan CPI untuk mengadvokasi reformasi kebijakan kepada pembuat kebijakan, sekaligus dengan pemangku kebijakan yang memiliki visi sejalan untuk aksi kolektif,” ucap Adam Weiss, Chief Programmes and Impact Officer, ClientEarth, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Hasil dari kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung riset, perkembangan kebijakan, serta analisis isu keuangan korporat dan regulasi terkait energi terbarukan dan transisi energi berkeadilan, sekaligus dapat memupuk kolaborasi dan pertukaran pengetahuan untuk mengatasi hambatan dalam akselerasi energi terbarukan dan transisi energi berkeadilan di Indonesia.
Dalam ini mencakup beberapa kegiatan lain, termasuk kolaborasi dalam kajian riset dan analisis di bidang legal, kebijakan, keuangan dan ekonomi. ClientEarth dan CPI juga akan saling bertukar ide dan gagasan untuk mendukung kolaborasi ini serta melibatkan pemangku kebijakan melalui diskusi, lokakarya, dan seminar.
“Mencapai ambisi net-zero Indonesia tidak akan bergantung pada mengerahkan pendanaan saja, tetapi juga pada penguatan pondasi legal dan regulasi yang meyakinkan para investor dan pemangku kebijakan. Kolaborasi ini menegaskan komitmen CPI dalam mendukung kebijakan yang baik berbasis data serta reformasi regulasi yang mendorong implementasi energi terbarukan sembari memastikan bahwa transisi tersebut adil, transparan, dan selaras dengan arah perkembangan prioritas Indonesia,” pungkas Tiza Mafira, Director of CPI Indonesia.