Kantor DPP GRIB Jaya yang berlokasi di Jalan Manunggal V, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat kebakaran pada Senin (31/8/2026) dini hari.

Kebakaran itu terjadi di tengah isu keterlibatan organisasi kemasyarakatan besutan Rosario de Marshal alias Hercules itu dalam kerusuhan yang terjadi pasca aksi unjuk rasa 27 Agustus 2026.

Divisi Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling menegaskan insiden kebakaran itu tak ada hubungannya dengan isu kerusuhan Agustus, itu murni kecelakaan sebab kebakaran itu dipicu korsleting listrik.

Baca Juga: Koar-koar Ajak Duel Grib Jaya, Habib Bahar Melempem Ditelepon Hercules: Langsung Ngaku Aku Abangnya dan Dia Adik!

"Berdasarkan pengecekan dan identifikasi di lokasi kejadian, sumber api dipicu oleh korsleting (hubungan arus pendek) listrik yang berasal dari perangkat pengisi daya ponsel (charger HP) yang diletakkan di atas kulkas," kata Wilson dalam keterangannya dilansir Senin (31/6/2026).

Hubungan arus pendek kata Wilson mengakibatkan percikan api yang menyambar tirai serta wallpaper dinding sebelum menjalar ke sofa dan melalap sebagian gedung tersebut. Api berhasil dipadamkan beberapa saat setelah sejumlah anggota pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. 

Wilson turut memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kebakaran tersebut.

"Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden di posko/kantor ini. Penanganan telah tuntas pada pukul 03.28 WIB dan situasi saat ini sudah sepenuhnya kondusif serta berstatus hijau," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui Grib Jaya sedang dikait-kaitkan dengan kerusuhan di sejumlah tempat di Jakarta pasca demo 27 Agustus 2026 lalu.

Grib Jaya telah membantah tegas tudingan itu, namun pada sisi lain mereka tak menampik jika ormas tersebut ikut turun mengamankan kondisi Jakarta pasca Demo. Bahkan sang Ketua Hercules juga turun langsung memantau keadaan ketika itu.   

Baca Juga: Kerusuhan Demo 27 Agustus, Habib Bahar : Mau Grib Jaya Mau Siapa pun Ana Lawan, Kelingking Saya Tak Getar!

Sementara itu sejumlah video yang menunjukan konvoi kendaraan roda dua dan roda empat yang diduga rombongan Grib Jaya viral di media sosial. Rombongan itu mendatangi sejumlah tempat memukul siapapun yang mereka temui secara membabi buta. Mereka tampak membawa kayu dan pentungan.