Manulife Wealth & Asset Management menyelesaikan transaksi yang telah diumumkan sebelumnya, untuk mengakuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia) melalui PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), termasuk diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selesainya transaksi ini menandai dimulainya proses integrasi terstruktur antara MAMI dan Schroders Indonesia. Selama periode integrasi, Manulife Wealth & Asset Management akan beroperasi di Indonesia melalui MAMI dan Scrhoders Indonesia secara paralel, mempertahankan struktur masing-masing sambil mengimplementasikan proses penggabungan secara bertahap. Nasabah, mitra, dan karyawan akan menerima pemberitahuan secara berkala terkait branding, perubahan produk, serta penyempurnaan operasional untuk memastikan kejelasan dan kesinambungan sepanjang proses transisi.

Baca Juga: De Heus Selesaikan Akuisisi CJ Feed & Care

"Kami dengan bangga menandai bergabungnya Schroders Indonesia secara resmi ke dalam Manulife Wealth & Asset Management. Penyelesaian akuisisi ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami di Indonesia dan semakin memperkuat posisi MAMI sebagai manajer investasi terbesar di Indonesia. Kami siap membangun platform yang lebih kuat dan siap menghadapi masa depan dengan skala yang lebih besar, kapasitas inovasi yang lebih tinggi, dan wawasan global untuk memperluas rangkaian solusi dan layanan investasi kami dengan tetap memberikan nilai tambah bagi nasabah kami," ujar Fabio Fontainha, Chief Executive Officer, Wealth and Asset Management, Asia, Manulife, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (4/1/2026).

Afifa, CEO & President Director, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, mengatakan, "Ini merupakan momen penting bagi kedua organisasi. Ketika MAMI memasuki usia ke-30, akuisisi ini bukan sekadar transaksi, melainkan membuka babak baru dalam perjalanan kami untuk memberikan dampak yang lebih luas. Menggabungkan talenta dan keahlian MAMI dan Schroders Indonesia meningkatkan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi dan memperkuat kepemimpinan kami di industri manajer investasi Indonesia yang terus bertumbuh."

Michael T. Tjoajadi, CEO & President Director, Schroders Indonesia, menambahkan, "Selama lebih dari tiga dekade, tim kami telah berdedikasi membangun citra terpercaya dan berfokus pada nasabah. Bergabung dengan MAMI merupakan babak penting berikutnya, sambil tetap menjaga kekuatan dan budaya yang kami banggakan, sekaligus menghadirkan akses terhadap sumber daya yang lebih luas, kapabilitas yang lebih dalam, dan peluang pertumbuhan baru. Kami siap memberikan kontribusi melalui keahlian kami dalam organisasi besar dengan reputasi tinggi ini."

Sebelum akuisisi ini, MAMI telah lama dikenal sebagai manajer investasi terbesar di Indonesia, didukung rekam jejaknya yang kuat di industri investasi nasional. MAMI menawarkan rangkaian solusi lengkap yang mencakup reksa dana, kontrak pengelolaan dana, dan berbagai produk syariah. Per 31 Desember 2025, MAMI mengelola dana investasi senilai Rp124,3 triliun, dan melayani lebih dari 2,5 juta nasabah.

Schroders Indonesia telah beroperasi di Indonesia sejak 1991, dan membangun bisnis pengelolaan investasi pada 1997. Perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu manajer investasi terkemuka di Indonesia dengan fokus kuat pada keunggulan dan solusi yang berorientasi pada nasabah, menyediakan layanan investasi yang komprehensif untuk membantu nasabah mencapai tujuan keuangan mereka. Sejak 2003, Schroders Indonesia telah menerima lebih dari 140 penghargaan di tingkat perusahaan maupun produk, dari lembaga lokal dan internasional. Per Desember 2025, Schroders Indonesia mengelola aset lebih dari Rp53 triliun.

Nilai transaksi dari akuisisi ini tidak diungkapkan ke publik.