Growthmates, kika Anda membuka media sosial di pagi hari, kemungkinan besar Anda akan melihat seseorang dengan santai mencampurkan satu sendok bubuk krem ke dalam es latte mereka.
Kolagen memang sedang naik daun. Namun, pertanyaannya, apakah ini sekadar tren kesehatan sesaat, atau benar-benar ada dasar ilmiahnya?
Jawabannya jelas, ada sains di baliknya. Kolagen adalah protein struktural paling melimpah dalam tubuh manusia. Ia berperan seperti ‘lem alami’ yang menjaga kulit, rambut, dan kuku tetap kuat dan terhubung.
Sayangnya, sejak pertengahan usia 20-an, produksi kolagen mulai menurun secara bertahap. Inilah alasan mengapa kulit terasa kurang kenyal dan rambut menjadi lebih rapuh seiring waktu.
Dan, dikutip dari Times of India, Jumat (17/4/2026), berikut 5 manfaat utama kolagen yang didukung sains untuk kesehatan kulit dan rambut Anda.
1. Menjadi fondasi utama elastisitas kulit
Bayangkan kasur baru yang empuk, namun tetap kokoh dan mampu kembali ke bentuk semula setelah ditekan. Itulah fungsi kolagen pada lapisan dermis kulit Anda.
Seiring bertambahnya usia, paparan sinar UV, dan gaya hidup yang kurang sehat, struktur ini mulai melemah.
Dengan asupan kolagen yang cukup, sel fibroblas dalam tubuh terdorong untuk tetap aktif memproduksi protein penting.
Hasilnya, kulit lebih kencang, garis halus tersamarkan, dan tanda penuaan dapat diperlambat.
2. Menyediakan bahan dasar untuk pertumbuhan rambut
Rambut memang tersusun dari keratin, tetapi pembentukan keratin membutuhkan asam amino tertentu. Salah satunya adalah prolin yang terkandung dalam jumlah tinggi pada kolagen.
Artinya, alih-alih hanya merawat rambut dari luar, kolagen membantu dari dalam dengan menyediakan ‘bahan baku’ untuk pertumbuhan rambut yang lebih kuat, tebal, dan sehat.
Baca Juga: 5 Makanan Vegetarian Terbaik untuk Meningkatkan Kolagen Kulit
3. Memperkuat akar rambut dari dalam kulit kepala
Folikel rambut berada di lapisan dermis kulit kepala, yang sebagian besar tersusun dari kolagen. Ketika kadar kolagen menurun, struktur di sekitar folikel ikut melemah, sehingga rambut lebih mudah rontok.
Dengan menjaga asupan kolagen, Anda membantu memperkuat kembali lapisan dermal tersebut, menciptakan lingkungan yang lebih stabil bagi pertumbuhan rambut dan mengurangi risiko penipisan.
4. Meningkatkan hidrasi alami kulit dari dalam
Kolagen tidak hanya bekerja di permukaan seperti pelembap, tetapi juga dari dalam tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa kolagen dapat merangsang produksi asam hialuronat, molekul yang mampu menahan air dalam jumlah besar.
Efeknya, kulit menjadi lebih lembap, kenyal, dan bercahaya secara alami tanpa bergantung sepenuhnya pada produk topikal.
5. Melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas
Paparan polusi, stres, dan pola makan yang kurang sehat dapat memicu stres oksidatif, yang menghasilkan radikal bebas. Molekul ini merusak sel, mempercepat penuaan, dan bahkan memicu uban dini.
Kolagen, terutama dari sumber laut, memiliki sifat antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas tersebut, sehingga melindungi kulit dan rambut dari kerusakan lingkungan sehari-hari.
Baca Juga: Dokter Estetika: Perawatan Kolagen Sejak Muda Ibarat Menabung untuk Masa Depan Kulit