Soedarpo Sastrosatomo merupakan tokoh penting dalam industri maritim di Tanah Air, terutama dalam bidang perkapalan. Memulai bisnisnya sejak tahun 1950-an, pria kelahiran Pangkal Susu, Langkat, Sumatera Utara, pada 30 Juni 1920 ini awalnya terjun dalam panggung politik Indonesia dan sempat menjadi orang kepercayaan Sutan Sjahrir, Perdana Menteri pertama Indonesia.

Pengalamannya sebagai atase pers di Kedutaan Besar RI di Washington pada tahun 1950-1952 membuka jalan bagi Soedarpo untuk mengembangkan industri dalam negeri. Dijuluki “Raja Kapal”, Soedarpo Sastrosatomo merupakan pendiri PT Samudera Indonesia Tbk yang awalnya bernama PT Perusahaan Pelayaran Samudera pada tahun 1964. Masih kokoh berdiri, bisnis Samudera Indonesia kini mencakup empat bidang besar berbeda, yakni pelayaran, dermaga, logistik, serta jasa layanan.

Baca Juga: Mengenang Sosok Soedarpo Sastrosatomo, Sang Raja Kapal Indonesia

Ambil Peluang dari Amerika

Sebelum menyelesaikan tugasnya di Amerika Serikat, Soedarpo getol mencermati peluang bisnis yang bisa diambil. Kesempatan itu terbuka ketika dia berkenalan dengan Matthew Fox, pengusaha Amerika Serikat yang kemudian mendirikan perusahaan otomotif di Indonesia bernama Zorro Corporation. Soedarpo sempat menjabat sebagai Komisaris Zorro Corporation.

Zorro mendirikan sebuah pabrik perakitan di Tanjung Priok bernama Indonesia Corporation. Strategi tersebut diambil setelah Zorro memperolah franchise distribusi tunggal mobil Dodge dari Grup Chrysker dan jepp dari Willys Overland. Dari sini, pengetahuan dan akses Soedarpo mengenai bisnis semakin berkembang.

Bangun Usaha Sendiri

Di tahun 1952 ketika dia kembali ke Indonesia, pemerintah tengah gencar menggalakkan tumbuhnya pengusaha pribumi. Memanfaatkan fasilitas yang ada, Soedarpo lantas mendirikan Soedarpo Corporation pada Oktober 1952 sebagai distributor mesin ketik merek Remington dan Radio Corporation of America, RCA, dari Amerika.

Kemudian, dia mendirikan NV ISTA (Internationale Scheepvaart Transport Agenturen) sebagai agen pelayaran di Indonesia. Didirikan di era 1950-an juga, NV ISTA berdiri berkat kerja sama dengan perusahaan pelayaran dan angkutan milik Amerika Serikat, Isthmian Lines. Awalnya dimiliki oleh Belanda, Soedarpo lantas memegang 75 persen saham perusahaan.

Dirikan Samudera Indonesia

Soedarpo Sastrosatomo resmi mendirikan PT Samudera Indonesia Tbk di tahun 1964, awalnya bernama PT Perusahaan Pelayaran Samudera. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa pelayaran kargo curah. Di era tahun 1971-1981, Samudera Indonesia mendirikan perusahaan angkutan darat serta mulai menyediakan jasa project logistics.

Usaha Samudera Indonesia meluas ke jasa pelayaran container feeder; usaha depo peti kemas; serta usaha khusus pergudangan di tahun 1982-1992. Di masa itu juga, Samudera Indonesia mendirikan perusahaan bongkar muat sebagai cikal bakal operator terminal.

Di era 1993-2003, Samudera Indonesia resmi mendirikan unit usaha pelayaran kontainer internasional di Singapura bahkan melakukan IPO di Singapore Stock Exchange lewat Samudera Shipping Line Ltd. Sementara di Indonesia, PT Samudera Indonesia Tbk dengan kode emiten saham SMDR ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 1999.

Mewariskan perusahaan besar sekelas Samudera Indonesia, Soedarpo Sastrosatomo meninggal dunia pada Senin, 22 Oktober 2007 di usia 87 tahun.