Dari sisi waktu, pagi hari menjadi momen yang paling diminati, khususnya antara pukul 08.00 hingga 11.00. Sebaliknya, slot makan siang justru kurang menarik perhatian.
Menariknya, kebanyakan profesional juga lebih memilih menghadiri acara di hari kerja dan dalam jam kerja. Hanya sebagian kecil yang bersedia mengorbankan waktu akhir pekan mereka.
Skala acara pun tidak kalah penting. Alih-alih acara besar dengan ribuan peserta, lebih dari setengah responden justru merasa lebih nyaman dalam acara berskala menengah dengan jumlah peserta sekitar 20 hingga 100 orang. Format ini dinilai lebih kondusif untuk interaksi dan membangun koneksi yang bermakna.
Detail kecil seperti isi goodie bag juga turut memengaruhi pengalaman peserta. Produk yang relevan dan bermanfaat, mulai dari merchandise eksklusif, voucher, hingga gadget, dapat meningkatkan kesan positif terhadap acara.
Untuk acara berbayar, studi ini menunjukkan bahwa mayoritas profesional masih bersedia membeli tiket di kisaran Rp50.000 hingga Rp250.000, dengan rata-rata sekitar Rp222.441. Angka ini menegaskan bahwa selama acara menawarkan nilai yang sepadan, harga bukanlah hambatan utama.
Indah menambahkan, penelitian Populix juga mengungkap bahwa sembilan dari sepuluh profesional yang pernah menghadiri acara berbayar tidak segan untuk kembali merogoh kocek demi menghadiri acara lainnya.
"Hal ini menunjukkan peluang keberlanjutan bisnis yang cukup besar bagi acara berbayar. Dengan catatan bahwa acara tersebut memiliki elemen-elemen kunci seperti hiburan, relasi, dan sesuai dengan minat dan kebutuhan para profesional," tandasnya.
Baca Juga: Survei Populix: Laki-Laki dan Milenial Lebih Gesit Ikuti Hype Makanan Kekinian