Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menyoroti wacana rehabilitasi keanggotaan Joko Widodo di PDI-Perjuangan.

Dia menilai wacana itu konyol, sebab Jokowi yang dipecat dari partai Banteng dengan alasan yang tak jelas sama sekali tak pernah berharap pemulihan status keanggotaannya di partai moncong putih itu. 

Baca Juga: Nasib Gibran di Ujung Tanduk Setelah MK Keluarkan Peraturan PMK 1/2026, Jokowi Uring-uringan Sampai Nggak Bisa Tidur

"Yang pecat PDI-P, ngapain kader yang sudah di pecat mau direhabilitasi namanya? Alasan pemecatan juga ngga jelas, hanya karena Jokowi mengambil jalan sunyi tapi menang," kata Dedy dilansir Olenka.id Senin (21/9/2026). 

Menurut Dedy, tanpa PDI-P, Jokowi tetap berdiri sebagai seorang politisi dan negarawan yang sangat dicintai rakyat, ia sama sekali tidak butuh dukungan partai politik besutan Megawati Soekarnoputri tersebut. 

Justru sebaliknya, PDI-P sangat membutuhkan sosok Jokowi yang bisa merepresentasikan  ‘wong cilik’ 

"Jokowi nggak butuh PDI-P, justru dulu kala PDI-P lah yang sangat butuh sama sosok wong cilik seperti Jokowi, jangan dibalik posisinya," pungkasnya. 

Adapun Jokowi dipecat PDI-P setelah Presiden RI dua periode itu pecah kongsi dengan Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2024 lalu. 

Jokowi memilih mendorong puteranya  Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto ketimbang bertahan di PDI-P mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Singkatnya pertarungan itu dimenangkan Prabowo-Gibran yang membuat hubungan keluarga Jokowi dan PDI-P semakin berjarak dan berujung pemecatan. 

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur Budi 'Kanang' Sulistyono menjelaskan bahwa rehabilitasi tidak bisa diajukan oleh pihak lain. Permohonan harus dibuat secara tertulis oleh orang yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan.

PDI-P juga menjelaskan bahwa tidak semua permohonan rehabilitasi otomatis diterima. Jika permohonan disetujui untuk diproses, pembahasannya dilakukan melalui forum kongres, karena rehabilitasi merupakan hak mutlak partai.

Baca Juga: Jokowi Sakit Setelah Pulang dari Vatikan, Budi Arie Soroti Hal-hal Mistis: Saya Sih Percaya…

Sementara itu, Juru Bicara DPP PDIP Aryo Seno Bagaskoro sempat menyatakan bahwa menurut partainya tidak ada yang perlu direhabilitasi terkait Jokowi. Ia menyebut keputusan pemecatan Jokowi telah menjadi keputusan partai.