Meski begitu, hasil penelitian soal waktu terbaik ini masih beragam. Efeknya juga bisa berbeda pada setiap orang, sehingga tidak ada patokan waktu yang benar-benar berlaku untuk semua.

Di sisi lain, olahraga yang terlalu intens menjelang waktu tidur juga bisa memengaruhi kualitas tidur. Menurut Jason V. Tso, MD, ahli jantung dari Stanford, jika kamu merasa sulit tidur setelah berjalan cepat di malam hari, sebaiknya pilih waktu lain yang lebih nyaman.

Pada akhirnya, para ahli sepakat bahwa waktu terbaik untuk berjalan kaki adalah kapanpun kamu bisa melakukannya. Mengingat masih banyak orang yang belum rutin berolahraga, yang terpenting adalah tetap bergerak secara konsisten, soal waktu bisa menyesuaikan.

Faktor yang Mempengaruhi Manfaat Jalan Kaki untuk Tekanan Darah

Selain soal waktu, ada beberapa hal lain yang juga menentukan seberapa efektif jalan kaki dalam membantu menurunkan tekanan darah.

  1. Konsistensi

Manfaat terbesar tidak datang dari sekali jalan kaki, tapi dari kebiasaan yang dilakukan secara rutin. Di Pietro menjelaskan, berjalan kaki secara teratur selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan menjadi kunci untuk menurunkan tekanan darah secara keseluruhan.

Baca Juga: Dari Stroke Hingga Jantung, Ini Perbedaan Risiko Darah Tinggi dan Darah Kental Menurut Dokter Ahli

  1. Kondisi awal

Orang dengan tekanan darah yang lebih tinggi biasanya akan merasakan manfaat yang lebih signifikan. Artinya, semakin tinggi kondisi awalnya, semakin terlihat dampak dari aktivitas ini.

  1. Gaya hidup sehari-hari

Kurang tidur dan stres yang berlangsung lama bisa membuat tekanan darah naik, sekaligus mengurangi manfaat dari jalan kaki. Selain itu, pola makan juga berpengaruh, terlalu banyak konsumsi natrium, alkohol, atau asupan nutrisi yang kurang seimbang dapat memperburuk kondisi.

  1. Kecepatan berjalan

Jalan kaki santai tetap baik, tapi manfaat yang lebih terasa biasanya didapat dari jalan cepat yang mampu meningkatkan detak jantung. Patokan sederhananya, kamu masih bisa berbicara, tapi tidak sampai bernyanyi.