Buah bit (beetroot) telah lama dikenal sebagai superfood yang ampuh mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah. Baik dikonsumsi dalam bentuk jus segar maupun dimakan utuh, bit kaya akan senyawa alami yang berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Meski demikian, jus bit dan buah bit utuh memberikan manfaat yang berbeda sesuai dengan kebutuhan kesehatanmu. Yuk, intip perbedaan keduanya, seperti dilansir dari laman Health, Sabtu (24/10/2026).

Jus Bit

Jika kamu mencari efek penurunan tekanan darah yang lebih cepat dan intensif, jus bit adalah pilihan yang lebih unggul.

  • Konsentrasi Nitrat Lebih Tinggi: Proses pembuatan jus menghasilkan konsentrasi nitrat alami yang lebih pekat dibandingkan bit yang telah dimasak.
  • Efek Cepat: Di dalam tubuh, nitrat diubah menjadi nitrik oksida, molekul yang berfungsi melebarkan pembuluh darah dan memperlancar aliran darah. Efek penurunan tekanan darah sistolik ini bahkan dapat terlihat hanya beberapa jam setelah meminumnya.
  • Saran Konsumsi: Penelitian menyarankan minum 1 cangkir (sekitar 250 ml) jus bit harian secara rutin. Efek penurunan tekanan darah ini bersifat sementara dan membutuhkan konsistensi; tekanan darah dapat kembali naik jika kebiasaan meminum jus dihentikan.

Buah Bit Utuh

Meskipun kadar nitratnya sedikit berkurang (terutama jika dimasak), buah bit utuh memiliki keunggulan utama yang hilang saat dijus, yaitu kandungan serat pangan.

  • Menurunkan Kolesterol Jahat (LDL): Serat membantu mengikat dan membatasi penyerapan kolesterol di dalam saluran pencernaan.
  • Menjaga Stabilitas Gula Darah: Serat memperlambat pencernaan sehingga mencegah lonjakan gula darah mendadak yang dapat merusak pembuluh darah.
  • Mendukung Kesehatan Usus: Serat memberi makan bakteri baik di usus (prebiotik) yang menghasilkan asam lemak rantai pendek untuk meredakan peradangan sistemik.
  • Saran Konsumsi: Untuk mendapatkan asupan harian nitrat yang cukup (sekitar 300–350 mg), kamu bisa mengonsumsi sekitar 120 gram buah bit mentah atau sedikit lebih banyak jika dikukus/direbus.

Baca Juga: Benarkah Kurangi Garam Bisa Cegah Hipertensi? Begini Penjelasan Dokter Spesialis Gizi

Kandungan Nutrisi Penting Lainnya dalam Bit

Selain nitrat dan serat, buah bit kaya akan nutrisi penunjang jantung:

  • Betalain (Antioksidan): Pigmen merah khas bit yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk meredakan peradangan dan melindungi fungsi pembuluh darah.
  • Kalium (Potasium): Mineral yang membantu menetralkan efek natrium (garam) dalam tubuh serta mengurangi penumpukan cairan yang memicu tekanan darah tinggi.

Tips Memulai Rutinitas Konsumsi Bit

  1. Mulai Secara Bertahap: Jika belum terbiasa, mulailah dengan porsi kecil. Kandungan serat yang tinggi pada bit utuh dapat memicu perut kembung jika dikonsumsi mendadak dalam jumlah banyak.
  2. Kunci Utama adalah Konsistensi: Efek penurunan tekanan darah yang signifikan biasanya baru terlihat setelah konsumsi rutin selama beberapa minggu.
  3. Padukan dengan Pola Makan Sehat: Jadikan bit sebagai bagian dari pola makan gizi seimbang yang kaya buah, sayuran, biji-bijian utuh, serta rendah garam.

Memahami kebutuhan tubuh akan membantumu memilih apakah efek cepat dari jus bit atau manfaat serat jangka panjang dari bit utuh yang paling pas untuk rutinitas harianmu.