Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut masih konsisten berada di belakang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bahkan, dukungan tersebut disebut tidak berhenti pada periode pertama.
Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus mengungkapkan, Jokowi meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk terus mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.
Hal tersebut disampaikan Bestari setelah bertemu Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Ia mengatakan instruksi Jokowi kepada PSI sejauh ini masih jelas, yakni mendukung dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Sindir Siapa? Jokowi Elus Dada: Sekarang yang Belum Pintar Aja Sok Pintar
“Bahwa sampai saat ini pun kami dari PSI instruksinya masih jelas bahwa kawal Prabowo-Gibran, bahkan sampai dua periode,” kata Bestari, dikutip Selasa (1/9/2026).
Pertemuan tersebut juga membahas isu politik yang belakangan ramai di media sosial, termasuk pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang sempat menimbulkan berbagai spekulasi mengenai arah politik Jokowi.
Bestari menegaskan, pernyataan Budi Arie tidak dapat dianggap sebagai representasi sikap Jokowi apabila bertentangan dengan pesan yang disampaikan langsung kepada PSI.
“Jadi bila mana ada hal yang seperti itu berseberangan dengan apa yang disampaikan Pak Jokowi kepada kami, kami menganggap bahwa itu ya bisa saja itu kesalahan ngomong atau ngomong tidak pada tempatnya,” jelasnya.
Menurut Bestari, perbedaan pernyataan tersebut justru berpotensi membuat masyarakat bingung mengenai sikap politik Jokowi.
“Sehingga itu menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, di mana Pak Jokowi perintahkan kita untuk kawal Prabowo-Gibran dua periode. Tapi ada yang nyeletuk-nyeletuk dengan sengaja kemudian menyebarluaskan potongan omongan itu pada publik,” tandasnya.
Pernyataan Bestari sekaligus mempertegas posisi PSI yang disebut masih akan berada di barisan pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Kader Gerindra Gaungkan Prabowo 2 Periode, Dasco Beri Respons Begini...
Sementara itu, sikap Jokowi untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode sebenarnya bukan kali pertama disampaikan.
Pada September 2025, Jokowi secara terbuka mengaku telah meminta para relawannya untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto hingga dua periode.
“Ya memang sejak awal saya menyatakan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto dua periode. Itu saya sampaikan ke relawan,” kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2025).
Kini, pesan serupa kembali disebut disampaikan Jokowi kepada PSI. Dengan demikian, dukungan Jokowi terhadap keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran hingga periode kedua kembali menjadi sorotan di tengah mulai menghangatnya pembicaraan mengenai peta politik menuju 2029.