Jobstreet by SEEK memperkenalkan dua inovasi terbaru dalam platformnya, yaitu Personalised Targeting dan Assist. Terintegrasi dalam satu platform Jobstreet by SEEK, kedua solusi ini membantu perusahaan menjangkau kandidat yang lebih relevan, memandu langkah rekrutmen berikutnya, serta mengurangi pekerjaan administratif dan repetitif.
Dengan dukungan AI, otomatisasi, dan integrasi yang dirancang khusus untuk alur kerja rekrutmen, perekrut dapat mengelola lebih banyak proses dalam satu platform, mulai dari menjangkau kandidat, mengelola lamaran dan shortlist, melakukan pemeriksaan referensi, hingga menjalankan wawancara awal berbasis suara. Dengan demikian, tim rekrutmen dapat menghabiskan lebih sedikit waktu untuk pekerjaan administratif dan memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan kandidat, membangun koneksi, serta mengambil keputusan yang membutuhkan interaksi alami manusia.
Wisnu Dharmawan, Managing Director - Indonesia, Jobstreet by SEEK, menjelaskan, “Rekrutmen bukan hanya tentang menemukan kandidat, melainkan juga tentang membangun koneksi dan mengambil keputusan yang tepat. Dengan Personalised Targeting dan Assist, kami mengintegrasikan penargetan kandidat, pengelolaan proses, dan otomatisasi ke dalam satu platform. AI membantu menangani pekerjaan rutin dan memberikan rekomendasi langkah berikutnya, sementara perekrut tetap memegang kendali atas keputusan.”
Personalised Targeting: Menjangkau Talenta Tepat Berdasarkan Perilaku Bisnis
Personalised Targeting mempelajari kebutuhan dan pola rekrutmen setiap perusahaan. Sejak iklan lowongan dibuat, sistem menggunakan informasi seperti preferensi, kriteria kandidat, aktivitas pencarian, shortlist, dan riwayat perekrutan untuk membangun pemahaman yang semakin relevan mengenai kandidat yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Pemahaman tersebut kemudian digunakan untuk membantu menjangkau kandidat melalui berbagai titik interaksi di platform, termasuk email, rekomendasi, dan push notification. Proses ini berjalan secara berkelanjutan di latar belakang tanpa memerlukan konfigurasi yang rumit dari perekrut.
Salah satu kemampuannya adalah tanda "Likely Interested" atau kandidat yang "Mungkin Berminat". Sekitar tujuh hari setelah iklan ditayangkan, Jobstreet by SEEK dapat mengidentifikasi kandidat yang belum melamar tetapi telah menunjukkan sinyal ketertarikan terhadap lowongan, misalnya dengan menyimpan iklan tersebut.
Kandidat dalam kategori ini memiliki kemungkinan hingga lima kali lebih besar untuk melamar ketika dihubungi secara proaktif oleh perusahaan. Hal ini membantu perekrut memprioritaskan upaya kepada kandidat yang paling berpotensi untuk melamar.
Assist: Mitra Rekrutmen Berbasis Agentic AI dalam Satu Platform
Jika Personalised Targeting bertugas menghadirkan kandidat yang lebih relevan, fitur Assist dari hadir sebagai mitra rekrutmen always-on yang memastikan jangkauan tersebut berhasil dikonversi menjadi keputusan rekrutmen yang cepat dan akurat.
Agentic AI ini menangani pekerjaan rutin dan memberikan panduan langkah selanjutnya, tetapi setiap keputusan akhir tetap berada di tangan tim HR. Hal ini pada akhirnya meringankan beban administrasi agar perekrut dapat berfokus kembali pada interaksi manusia (human connection) dan keputusan strategis.
Kemampuan utama dari Assist meliputi:
- Rekomendasi langkah rekrutmen berikutnya: Tidak sekadar mengirimkan notifikasi, Assist memberikan rekomendasi tindakan konkret pada momen yang tepat— seperti memasukkan kandidat ke shortlist, memperbaiki bagian tertentu dari iklan, atau memulai pemeriksaan referensi;
- Shortlist yang lebih cerdas: mengurutkan kandidat berdasarkan kriteria spesifik perusahaan. Alih-alih hanya menyajikan nilai numerik yang abstrak, Assist memberikan penjelasan kontekstual mengenai alasan kandidat dianggap sesuai;
- Pemeriksaan referensi otomatis dan terintegrasi: Saat kandidat masuk ke tahap akhir, Assist dapat mengontak pemberi referensi atas nama perusahaan, mengumpulkan masukan terstruktur, dan menyajikan ringkasan hasil tanpa proses komunikasi bolak-balik manual yang panjang;
- AI Voice Pre-screen: menjalankan wawancara awal berbasis suara yang terstruktur mengenai pengalaman, motivasi, ketersediaan, dan pertanyaan terkait posisi. Kandidat dapat menyelesaikan proses wawancara suara ini kapan saja dan di mana saja melalui perangkat apa pun yang mereka miliki, tanpa perlu mencocokkan jadwal secara manual.
“AI yang bersifat umum tidak dirancang khusus untuk menyelesaikan masalah utama dalam rekrutmen. Jobstreet by SEEK memecahkan masalah ini dengan menghadirkan AI yang terintegrasi dan dikembangkan khusus untuk proses rekrutmen. Pendekatan ini mengurangi hambatan administratif, menghilangkan kerumitan alur kerja manual yang dihadapi rekruter, sehingga rekruter bisa menggunakan waktu mereka dengan lebih efisien dan efektif,” tutup Wisnu.