Menurutnya, para pendiri perusahaan teknologi di Silicon Valley yang dikenal sebagai ‘college drop out’ atau putus kuliah bukan berarti berhenti belajar.
Sebaliknya, mereka menghabiskan waktu yang sangat panjang untuk mendalami bidang yang mereka tekuni.
"Contoh-contoh orang sukses, misalnya di Silicon Valley, itu adalah para college drop out. Tapi berapa jam mereka ngulik, dan ingat, mereka itu semuanya genius," katanya.
Eileen pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah membandingkan diri dengan sosok-sosok tersebut. Sebab, kata dia, tidak semua orang memiliki kemampuan atau kondisi yang sama.
Ia menilai, setiap individu perlu mengenali kapasitas diri sebelum memutuskan untuk mengabaikan pendidikan formal hanya karena terinspirasi oleh kisah para tokoh sukses.
"Saya hanya ber-IQ average, jadi lebih baik kita tidak melihat para genius itu sebagai model, karena mereka tentunya mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu, sehingga bisa meniadakan pendidikan formal," tutup Eileen.
Baca Juga: 4 ‘Jalur’ yang Bisa Ditempuh untuk Menjadi Seorang Miliarder Kata Pakar Keuangan, Tertarik Mencoba?