Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkirakan ribuan pendatang baru bakal masuk ke kota ini setelah lebaran 2026. Mereka yang datang adalah perantau baru dari berbagai daerah yang datang bareng saudaranya yang kembali ke Jakarta setelah mudik.
Gubernur Pramono Anung Wibowo mengatakan pihaknya memperkirakan jumlah pendatang baru itu mencapai 12 ribu orang.
Baca Juga: Profil Pramono Anung Wibowo, Politikus Senior yang Kini Jadi Gubernur DKI Jakarta
"Jadi data yang ada sampai dengan hari ini, kami memperkirakan akan ada kenaikan pemudik yang ikut saudaranya balik ke Jakarta kurang lebih 10 sampai dengan 12 ribu," kata Pramono dilansir Sabtu (28/3/2026).
Perkiraan angka perantau baru itu memang belum final. Pemprov DKI mengetahui hal ini dari jumlah tiket transportasi umum yang telah terjual. Itu artinya jumlah tersebut kemungkinan besar akan naik jika mereka masuk ke Jakarta dengan kendaraan pribadi.
"Kenapa ini bisa disimpulkan seperti itu? Dari tren orang booking kendaraan ataupun juga yang ikut dengan keluarganya dan sebagainya," kata Pramono.
Ia pun mengingatkan agar para pendatang yang ingin mengadu nasib di Ibu Kota agar mempersiapkan diri dengan baik dan memiliki kemampuan kerja.
"Jakarta tidak ada Operasi Yustisia, tetapi Jakarta tentunya meminta siapa pun yang ingin mengadu nasib bekerja di Jakarta mereka harus mempersiapkan diri," ujar Pramono.
Baca Juga: Penyaluran MBG Dipangkas Menjadi 5 Hari, Negara Hemat Rp40 T
Sementara itu, jumlah pendatang pada 25-26 Maret 2026 sebanyak 365 jiwa yang terdiri dari 186 jiwa laki-laki dan 179 jiwa perempuan.