PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) resmi menunjuk Rebecca Tan sebagai President Director/ Chief Executive Officer (CEO) Generali Indonesia, menggantikan Edy Tuhirman yang telah memasuki masa pensiun pada akhir 2024 lalu.
Berikut perjalanan Rebecca Tan sebelum menjadi pucuk pimpinan di Generali Indonesia.
Baca Juga: Tutup Tahun 2024, Generali Indonesia Dukung Semarang 10K
Baca Juga: Generali Indonesia Dukung Inklusivitas dengan Berdayakan Difabel sebagai Barista
Baca Juga: Gaungkan Gaya Hidup Sehat, Generali Indonesia Dukung RUNHUB 2024
Dengan latar belakang yang luas dan rekam jejak keberhasilan serta kepemimpinan di industri jasa keuangan, mulai dari perbankan, asuransi, baik untuk distribusi, customer experience dan marketing, Rebecca memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di berbagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan, baik bank maupun perusahaan asuransi terkemuka di dunia.
Selain itu, sebelum bergabung di Generali Indonesia, Rebecca menjabat sebagai CEO Generali Life Insurance di Malaysia sekaligus sebagai Director & Management Commitee Asosiasi Asuransi Jiwa Malaysia (LIAM). Di bawah kepemimpinan beliau, Generali Life Insurance di Malaysia telah terbukti berhasil mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui berbagai saluran distribusi dan fokus pada nasabah.
Rebecca juga telah menjadi bagian dari Generali Group sejak tahun 2019, yang membawanya lebih memahami strategi besar dan pangsa pasar Generali Group, khususnya di Asia.
Sementara itu, dalam peran barunya ini, Rebecca akan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab melaporkan kinerjanya kepada Rob Leonardi selaku Regional Officer untuk Asia.
Dalam siaran pers, Rob mengungkapkan, “Dengan pengalaman dan keahlian Rebecca, kami yakin Generali Indonesia akan mendapatkan manfaat positif berkat visi strategis yang berani, dan mampu mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan memperluas kehadiran Generali di wilayah pasar penting ini, sekaligus memperkuat kontribusi Asia yang lebih luas terhadap Generali Grup.” ujarnya.