YouTube semakin mengukuhkan posisinya sebagai platform streaming paling dominan di televisi. Berdasarkan laporan Media Distributor Gauge edisi Maret 2026 dari Nielsen, YouTube menguasai 13,5 persen dari total waktu menonton televisi di Amerika Serikat, mengungguli Netflix maupun Disney.

Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi bagi YouTube. Pangsa tontonan platform itu naik dari 12,5 persen pada Januari 2026 dan melonjak dibandingkan 9,6 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Drama China Romantis di Netflix

Peningkatan ini menunjukkan perubahan besar dalam kebiasaan masyarakat menikmati hiburan. Jika sebelumnya YouTube identik dengan konsumsi video melalui ponsel dan komputer, kini televisi justru menjadi perangkat utama untuk mengakses platform tersebut.

Data Nielsen menunjukkan Disney berada di posisi kedua dengan pangsa tontonan 10,5 persen. Angka itu menurun dibandingkan 11,9 persen yang sempat dicapai pada awal tahun, ketika perusahaan mendapat dorongan dari siaran berbagai ajang olahraga besar.

Sementara itu, Netflix menempati posisi keempat dengan pangsa tontonan 8,2 persen, berada di bawah NBC yang mencatatkan 8,4 persen. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa dominasi layanan streaming berbayar mulai menghadapi tantangan dari platform berbasis konten terbuka seperti YouTube.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Film di Netflix untuk Temani Libur Lebaran 2026 Bersama Keluarga

Keunggulan YouTube juga tidak lepas dari usianya yang lebih matang dibandingkan para pesaingnya. Platform tersebut telah hadir sejak 2005 dan memiliki pengalaman hampir 20 tahun di industri video daring.

Sebagai perbandingan, Netflix baru meluncurkan layanan streaming secara penuh pada 2010, sedangkan Disney+ hadir pada 2019.

Perubahan perilaku penonton juga terlihat dari data internal YouTube. Sepanjang kuartal pertama 2026, lebih dari 45 persen total waktu tonton pengguna berasal dari perangkat televisi.

Baca Juga: Kiat Jitu YouTuber Top Dunia MrBeast Mengatasi Tekanan Pekerjaan

Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat kini tidak hanya mencari video pendek, tetapi juga menjadikan YouTube sebagai sumber hiburan utama di layar besar.

YouTube bahkan dinilai semakin siap bersaing dengan televisi konvensional maupun layanan streaming premium. Platform tersebut menawarkan beragam jenis konten, mulai dari video kreator, podcast, tayangan langsung, hingga siaran olahraga.

Posisi YouTube diperkirakan akan semakin kuat setelah menjalin kerja sama dengan NFL, operator kompetisi sepak bola Amerika Serikat. Melalui kesepakatan itu, YouTube memperoleh hak eksklusif untuk menayangkan pertandingan pembuka musim kompetisi mendatang secara langsung.

Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya YouTube menjadi mitra resmi penyiaran ajang olahraga besar. Langkah itu dinilai dapat menarik lebih banyak penonton yang selama ini mengandalkan saluran olahraga tradisional.

Di tengah laju pertumbuhan YouTube, Netflix dan Disney menghadapi tantangan yang semakin berat. Meski terus berinvestasi pada konten eksklusif, kenaikan harga langganan dan semakin banyaknya pilihan hiburan membuat sebagian penonton beralih ke platform yang menawarkan akses lebih fleksibel dan sebagian besar gratis.

Data terbaru Nielsen pun mempertegas pergeseran peta persaingan industri hiburan global. YouTube kini tidak lagi sekadar platform berbagi video, melainkan telah menjelma menjadi pemain terbesar dalam perebutan perhatian penonton televisi.