Lantaran pemecataan Purbaya dilatarbelakangi sederet alasan kuat, namun bongkar pasang formasi Kabinet Merah Putih kali gagal memenuhi harapan publik. Alih-alih puas masyarakat justru kecewa lantaran Purbaya dianggap sebagai salah satu menteri dengan kinerja jempolan, pada sisi lain menteri dengan kinerja biasa saja bahkan cenderung melempem malah terus-terusan dipelihara di dalam kabinet.
"Jadi, reshuffle yang dilakukan Prabowo tampaknya belum menyentuh substansi persoalan kabinetnya. Kesannya hanya tambal sulam," ujarnya
Menurut Jamiludddin, masih banyak menteri di Kabinet Merah Putih yang sangat layak ditendang, bukan Purbaya publik kata dia justru mengharapkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menko Pangan Zulkifli Hasan gang seharusnya dipecat. Kinerja keduanya amburadul.
"Karena itu, publik memang sudah mengharapkan Prabowo me-reshuffle menterinya. Namun sayangnya reshuffle hanya untuk Menteri Keuangan. Padahal masih banyak menteri bidang ekonomi yang layak di-reshuffle, seperti Menteri ESDM Bahlil dan Menko Pangan Zulkifli Hasan," pungkasnya.