Bagi Ancora Group, proyek ini menjadi langkah awal dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan di seluruh unit bisnisnya.

General Manager Manufacture PT Multi Nitrotama Kimia, Susilo Yuwono, menegaskan bahwa investasi pada PLTS tidak hanya mendukung target nasional menuju Net Zero Emission, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan.

"Pemasangan PLTS Atap di PT Multi Nitrotama Kimia merupakan langkah awal Ancora dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan di seluruh lini bisnis kami. Selain mendukung transisi energi nasional dan program pemerintah menuju target Net Zero Emission, proyek ini memberikan manfaat nyata melalui peningkatan efisiensi penggunaan energi dan pengurangan biaya listrik operasional. Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memperkuat daya saing perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi bagi implementasi solusi energi bersih di seluruh unit usaha Ancora. Dengan demikian, kami dapat terus menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan industri yang berkelanjutan," kata Susilo.

Prospek pemanfaatan PLTS di sektor industri diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Selain mendukung target pemerintah untuk memperbesar kontribusi energi surya dalam bauran energi nasional, semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan PLTS sebagai strategi meningkatkan efisiensi energi, mengendalikan biaya operasional, serta memperkuat daya saing di tengah meningkatnya kebutuhan listrik.

Tren tersebut juga tercermin dalam laporan Indonesia Solar Energy Outlook (ISEO) 2025 yang mencatat sektor industri sebagai penyumbang penambahan kapasitas PLTS atap terbesar sepanjang 2024.

Hingga akhir Juli 2024, kapasitas PLTS atap baru di sektor industri telah mencapai sekitar 104 MWp, didorong oleh meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk menjalankan program dekarbonisasi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, MODENA Energy menghadirkan layanan PLTS secara end-to-end, mulai dari studi kelayakan, perancangan sistem, pengurusan perizinan, pengadaan perangkat, instalasi, hingga layanan pemeliharaan dan pemantauan sistem.

Perusahaan juga menyediakan skema pembiayaan performance-based rental, sehingga pelanggan dapat melakukan pembayaran berdasarkan penggunaan energi setiap bulan.

Seluruh performa sistem dapat dipantau secara digital melalui aplikasi maupun dashboard berbasis web yang menampilkan data produksi energi, konsumsi listrik, hingga estimasi pengurangan emisi karbon secara real-time. Fitur notifikasi juga disematkan untuk membantu mendeteksi potensi gangguan lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Baca Juga: Presdir Paiton Energy Bicara Peran Penting Gas Bumi dalam Transisi Energi dan Ketahanan Energi