Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal periede 2009-2012 itu juga melihat, Indonesia saat ini berada dalam posisi yang sangat potensial untuk menarik modal dari berbagai sumber.

Menurut Gita, peluang tersebut semakin terbuka karena Indonesia dan kawasan Asia Tenggara berada di tengah dinamika pergerakan modal global, baik dalam bentuk teknologi maupun investasi.

“Kita ini sangat dalam posisi yang luar biasa bagus untuk menarik modal. Modal teknologi dari Tiongkok dan modal ekonomi dari Barat,” kata Gita.

Lebih lanjut, Gita pun menilai, kondisi tersebut seharusnya tidak hanya dilihat sebagai peluang ekonomi jangka pendek.

Lebih dari itu, kata dia, kemampuan membaca dan memanfaatkan pergeseran arus modal global perlu menjadi pengetahuan yang semakin banyak dipahami oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha.

Karena itu, Gita menekankan pentingnya memperluas pemahaman mengenai strategi jangka panjang tersebut di Indonesia maupun Asia Tenggara.

Menurutnya, pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal penting bagi pelaku usaha untuk menghadapi perubahan ekonomi global sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul.

“Tapi kalau menurut saya, ini justru satu hal yang perlu diajarkan sebanyak mungkin di Indonesia atau di Asia Tenggara,” tandasnya.

Baca Juga: Belajar dari Singapura, Gita Wirjawan Harap Indonesia Kedepankan Budaya Prinsip