Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan realisasi belanja pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagai strategi utama menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026.

Menurut Purbaya, percepatan belanja negara menjadi kunci agar target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai.

Ia optimistis bahwa dengan kebijakan yang semakin tajam dan pelaksanaan anggaran yang lebih efektif, target pertumbuhan bukan hal yang sulit diwujudkan.

"Saya percaya dengan lebih tajamnya kebijakan kita, 6 persen tidak akan sulit dicapai," terang Purbaya, dalam sebuah video sebagaimana dikutip Olenka, Senin (2/2/2026).

Namun, ia mengakui bahwa untuk mencapai target tersebut diperlukan pengawalan langsung di lapangan, termasuk memastikan kementerian dan lembaga bergerak cepat dalam merealisasikan anggaran.

"Seharusnya kita sudah mendekati ke arah sana. Tapi akibatnya, ya itu, saya mesti kerja keliling-keliling," katanya.

Purbaya mengungkapkan, dirinya sebelumnya juga pernah melakukan langkah serupa dengan mendatangi berbagai kementerian guna memastikan program berjalan. Namun, kala itu langkah tersebut sempat menuai polemik.

"Saya dulu keliling antar kementerian. Saya dapat izin dari presiden waktu itu, tapi ada yang ribut, katanya saya ikut campur kementerian lain. Ya sudah, saya berhenti," ujarnya.

Kini, dengan kewenangan yang lebih jelas, ia menegaskan akan kembali turun langsung memastikan belanja negara berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

"Mereka memberi sekarang kewenangan kepada saya untuk masuk ke kementerian dan lain-lain dalam rangka memastikan belanja APBN-nya tepat saat, tepat waktu," kata Purbaya.

Baca Juga: IHSG Anjlok Dua Hari Berturut-Turut, Menkeu Purbaya Santai: IHSG Bisa 10.000, Jangan Takut!