Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, ikut memberikan respons keras terkait aksi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kader PSI untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode.
Menurutnya, PSI mempunyai kecenderungan membesarkan narasi politik bukan lewat penguatan partai, melainkan hanya menempel pada figur atau isu besar lainnya.
Baca Juga: Jlebbb... Jokowi Dinasihati PDIP
"Ini kan cara untuk menarik simpati publik, PSI kan emang cenderung gitu ya. Dia tidak membesarkan partainya, tapi dengan menumpang-numpang. Misalnya dengan menyerang-nyerang PDI Perjuangan, mereka akan jadi pembicaraan publik. Sekarang dengan membawa isu dua periode Prabowo-Gibran harapannya akan tertarik ke PSI, kan gitu," ujarnya kepada wartawan, Selasa kemarin.
Karena itu, pihaknya pun mempertanyakan apakah wacana tersebut sudah resmi disetujui oleh Prabowo selalu presiden.
Baca Juga: AHY Samber Rongrongan Jokowi...
"Pertanyaan saya, emang Pak Prabowo udah pasti mau? Tanya dulu dong sebelum kampanye kan itu. Itu satu," cetusnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan kepada elite bahwa agenda Pilpres 2029 masih terlampau jauh. Sehingga, menurutnya, fokus utama partai politik dan elemen bangsa seharusnya diarahkan untuk membantu memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Kedua, pemilu masih lama. Jawab dulu nih persoalan-persoalan masyarakat. Apakah ada tindak lanjut dari tuntutan mahasiswa itu? Itu dulu, jangan langsung ke pemilu. Ini pemerintah lagi pusing, udah mikirin Pemilu 2029. Gak sabaran banget. Gitu lho," tukasnya.