Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera ikut memberikan respons terkait hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatatkan penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Dalam akun X pribadinya, Mardani menilai hasil survei tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Sebab, meski survei bersifat dinamis, angka-angka tersebut dapat dijadikan gambaran mengenai persepsi masyarakat terhadap pemerintah. 

Baca Juga: Prabowo Tantang KAI dan Menhub: Segera Bangun Trans Sumatra dan Trans Kalimantan

"Survei selalu dinamis. Tapi pada saat yang sama bisa jadi jendela memahami opini publik saat ini," cuitnya seperti dilihat, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga: Agenda Jahat Geng Solo di Pemerintah Prabowo Terbongkar, Kasus Febrie Adriansyah Disorot Tajam

Lanjutnya, ia mengatakan dengan turunnya elektabilitas dan tingkat kepuasan publik dapat menjadi sinyal perlunya perubahan, baik dalam kebijakan maupun susunan kabinet.

"Elektabilitas yang turun dan kepuasan publik yang rendah jadi sinyal bagi perubahan kebijakan dan line up kabinet," tambahnya.

Namun, ia menyebut jika Kepala Negara masih mempunyai waktu untuk merespons survei tersebut secara cepat. "Masih panjang waktu bagi Presiden Prabowo untuk merespons dengan akurat hasil survei ini," ujarnya.

Ia juga menilai kekuatan utama pemerintahan Prabowo saat ini adalah dukungan politik yang besar dari partai koalisi. 

"Pak Prabowo punya modal sangat kuat: dukungan mutlak koalisi dan stabilitas sosial yang aman," urainya.

Lebih lanjut, dirinya juga menekankan bahwa harapan masyarakat terhadap pemerintah cukup sederhana, yakni tersedianya lapangan kerja, harga kebutuhan yang stabil, serta ekonomi yang terus bergerak.

"Harapan publik sederhana: lapangan kerja, harga stabil, dan ekonomi bergerak," tukasnya.