Orang Tua Melihat Perubahan pada Anak
Manfaat pengalaman belajar di luar negeri bagi anak tidak selalu hanya terlihat dari perkembangan kemampuan bahasa. Perubahan dalam cara anak berkomunikasi, mengurus diri sendiri, mengambil tanggung jawab, dan menghadapi lingkungan baru juga dapat menjadi hasil yang dirasakan setelah program selesai.
Hal tersebut salah satunya dirasakan oleh orang tua Madawa setelah anaknya mengikuti program EF di Singapura.
“Di EF Summer Camp Singapore, Madawa tidak hanya belajar, tapi juga berkembang jadi lebih mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab. Programnya menyenangkan tapi tetap terarah, dan saya merasa tenang karena dia didampingi tim yang berpengalaman. Buat saya, ini merupakan investasi yang sangat berharga untuk masa depannya,” tutur Ibu dari Madawa, orang tua Peserta EF.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perjalanan belajar dapat memberikan manfaat yang lebih luas dari sekadar penguasaan bahasa. Ketika jauh dari rumah, anak memiliki kesempatan untuk belajar mengambil tanggung jawab terhadap dirinya sendiri sekaligus menghadapi berbagai situasi dengan lebih mandiri.
Selain kemampuan bahasa, berbagai aktivitas dalam program EF juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan communication, teamwork, leadership, confidence, dan adaptability.
Melalui kegiatan kelompok dan interaksi dengan peserta dari berbagai negara, anak didorong untuk berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, serta berpartisipasi dalam lingkungan yang mungkin berbeda dari kesehariannya.
Keterampilan tersebut menjadi semakin relevan ketika anak memasuki lingkungan pendidikan dan dunia yang semakin global. Kemampuan beradaptasi, bekerja sama dengan orang dari latar belakang berbeda, serta memiliki keberanian untuk berkomunikasi dapat menjadi bekal yang tidak kalah penting dari pencapaian akademik.

Perjalanan Belajar Dimulai Sebelum Keberangkatan
Pengalaman internasional EF juga dirancang secara terintegrasi sejak tahap persiapan. Sebelum keberangkatan, peserta dan orang tua mendapatkan pembekalan melalui sesi pre-departure untuk memahami berbagai hal terkait perjalanan dan program.
Peserta kemudian berangkat bersama kelompok dan pendamping EF untuk mengikuti rangkaian pembelajaran, cultural experience, aktivitas, serta excursion sesuai program masing-masing.
Untuk program group, komponen yang tersedia dapat mencakup kursus bahasa, akomodasi, konsumsi sesuai program, tiket pesawat pulang-pergi, pendampingan EF, materi pembelajaran, aktivitas dan excursion, serta kebutuhan perjalanan lainnya sesuai ketentuan program.
Pendekatan tersebut membuat perjalanan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang utuh, mulai dari persiapan sebelum berangkat, aktivitas selama berada di negara tujuan, hingga peserta kembali ke Indonesia.
Tak Hanya untuk Anak, Ada Program Persiapan Universitas hingga Dewasa
EF Language Travel juga menawarkan program untuk peserta dengan usia dan tujuan yang lebih beragam.
EF University Preparation ditujukan bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Program ini membantu peserta membangun kemampuan bahasa Inggris akademik sekaligus mempersiapkan academic skills yang dibutuhkan untuk memasuki lingkungan pendidikan internasional.
Program tersebut dapat menjadi jembatan bagi peserta untuk meningkatkan kesiapan bahasa, akademik, serta kemampuan beradaptasi sebelum memasuki lingkungan universitas di luar negeri.
Sementara itu, EF Individual Language Abroad memberikan kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan kemampuan bahasa melalui pengalaman belajar dan tinggal di luar negeri dengan pilihan durasi yang lebih fleksibel.
Peserta dapat belajar bahasa di lingkungan internasional sekaligus menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, berinteraksi dengan masyarakat lokal, dan membangun koneksi dengan peserta dari berbagai negara.

Dari Takut Tidak Punya Teman hingga Menemukan Lingkungan Internasional
Berada di lingkungan baru juga dapat menjadi proses belajar untuk membangun hubungan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Hal tersebut dirasakan oleh Nayaka, peserta EF Oxford Individual Program 2025, ketika pertama kali tiba di Inggris.
“Saat pertama kali tiba di Inggris, saya takut tidak akan punya teman karena orang-orang dari negara yang sama biasanya cenderung berkelompok sendiri. Tapi di EF International Campus, semua orang ramah dan hangat menyambut. Mengikuti EF Summer Camp jadi pengalaman yang luar biasa. Ini musim panas terbaik dalam hidup saya!,” ungkap Nayaka, Peserta EF Oxford Individual Program 2025
Pengalaman Nayaka tersebut memperlihatkan bagaimana penggunaan bahasa dapat berkembang secara natural ketika peserta menggunakannya untuk berkenalan, mengikuti aktivitas, menyampaikan pendapat, dan membangun pertemanan dengan orang dari berbagai negara.