ALTO Network secara resmi turut mendukung inovasi terbaru Bank Indonesia (BI) dalam sistem pembayaran digital dengan mengimplementasikan QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC). Teknologi ini secara resmi diluncurkan oleh BI pada 14 Maret 2025 sebagai langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi transaksi keuangan, khususnya di sektor transportasi dan ritel.

Dalam pengimplementasian QRIS Tap NFC ini, ALTO menggandeng Netzme sebagai acquirer dan ShopeePay sebagai issuer. Partisipasi ini diwujudkan dalam acara Bazaar Treadmark yang berlangsung pada 13–16 Maret 2025 di area MRT Bundaran HI, Jakarta. Dalam acara ini, masyarakat merasakan pengalaman langsung menggunakan QRIS Tap NFC yang memungkinkan transaksi dilakukan tanpa perlu memindai QR, cukup dengan menempelkan (tap) ponsel berteknologi NFC ke perangkat soundbox merchant.

Baca Juga: Bayar Layanan Kesehatan di RSUD Tarakan Bisa Pakai QRIS Tap NFC Lewat JakOne Mobile Bank DKI

Berbeda dengan QRIS konvensional yang mengharuskan pengguna membuka kamera dan memindai kode QR, QRIS Tap NFC menghadirkan kemudahan dengan memungkinkan transaksi dilakukan hanya dengan menempelkan perangkat ke terminal pembayaran. Teknologi ini diyakini sebagai solusi ideal untuk mempercepat adopsi transaksi digital, terutama di sektor transportasi umum dan merchant UMKM.

QRIS Tap NFC menawarkan berbagai keunggulan, di antaranya proses transaksi yang lebih cepat dan efisien karena pengguna tidak perlu membuka kamera atau memindai QR, cukup dengan menempelkan ponsel ke soundbox merchant. Selain itu, sistem ini menghadirkan pengalaman tanpa sentuh yang meningkatkan kenyamanan dan kebersihan saat bertransaksi. Kemudahan penggunaannya juga menjadi nilai tambah karena QRIS Tap NFC dirancang agar dapat digunakan oleh semua kalangan dengan perangkat yang sudah mendukung teknologi NFC.

Berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia, transaksi QRIS terus mengalami pertumbuhan signifikan. Sampai Oktober 2024, jumlah pengguna QRIS di Indonesia mencapai 54,1 juta dengan 34,7 juta merchant, dan transaksi QRIS tumbuh 183,9% year-on-year. Memasuki Januari 2025, Bank Indonesia mencatat bahwa nilai transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mencapai Rp80,88 triliun dengan total 790,79 juta transaksi.

Sejalan dengan perkembangan ini, CEO ALTO Network, Gretel Griselda, menegaskan bahwa ALTO Network optimis dan sepenuhnya mendukung pencapaian target volume transaksi QRIS Tap NFC di tahun 2025 hingga 6,5 miliar transaksi dengan 58 juta pengguna dan 40 juta merchant di seluruh Indonesia. Selain mempercepat adopsi di dalam negeri, Bank Indonesia juga menargetkan ekspansi QRIS ke pasar internasional.

"Kolaborasi ALTO, Netzme, dan ShopeePay akan memperkuat ekosistem pembayaran digital yang lebih inklusif, cepat, mudah, aman, dan efisien. Ke depan, sekitar 12 institusi, termasuk bank, bank digital, dan lembaga keuangan lainnya, akan bermitra dengan ALTO untuk mendorong pertumbuhan ekosistem ini," tegasnya, dikutip Jumat (21/3/2025).

Dengan makin luasnya adopsi teknologi QRIS Tap NFC, ALTO Network berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat ekosistem pembayaran digital di Indonesia. Implementasi QRIS Tap NFC tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional bagi merchant, menjadikannya solusi yang ideal untuk ekosistem pembayaran masa depan.