Bogasari menggelar Festival Bogasari di dua kota, yakni Lampung dan Jember, pada Januari 2026 sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner.

Titik pertama Festival Bogasari diselenggarakan di Lapangan Samber, Kota Metro, Lampung, pada 10-11 Januari 2026 dengan melibatkan 60 UMKM binaan Bogasari dan dihadiri sekitar 10.000 pengunjung dari kalangan pelaku UMKM, foodies, hingga ibu rumah tangga. Kemeriahan Festival Bogasari kemudian berlanjut ke Alun-Alun Kota Jember, Jawa Timur, yang berlangsung pada 17-18 Januari 2026 dengan melibatkan 80 UMKM binaan dan menargetkan ±10.000 pengunjung.

Baca Juga: Tutup Rangkaian Pembinaan UMKM Selama 2025, PERURI Gelar Festival UMKM di Rumah BUMN Karawang

"Festival Bogasari tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM, tetapi juga sarana penguatan kapasitas pelaku usaha. Melalui Festival Bogasari, kami ingin menghadirkan platform yang mempertemukan UMKM dengan masyarakat secara langsung. Kami percaya, dengan pendampingan berkelanjutan dan penggunaan bahan baku terigu berkualitas, UMKM dapat menghasilkan produk yang kompetitif dan bernilai jual tinggi,” ujar Widya Triyanti, Junior Manager Marketing Bogasari, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Beragam aktivitas dihadirkan untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kompetisi marching band, tari tradisional, fashion showkidzone, hingga games dengan berbagai hadiah menarik. Di Lampung, pengunjung Festival Bogasari juga dapat menikmati rangkaian hiburan, seperti baking demo oleh Chef Bogasari Baking Center yang menyajikan resep-resep menarik seperti: Banana Brownie, Burnt Fermented Cassava Cheese, Crunchy Durian Choux Paste, dan Flaky Taro. Acara semakin meriah dengan zumba bersama Zin Renny dan Zin Silvi, penampilan band lokal Universe Tones, perkusi Gajah Etnika, tarian tradisional Gbox Dancer, serta kehadiran Wika Salim sebagai bintang tamu.

Sementara di Jember, rangkaian aktivitas yang dihadirkan serupa, dengan tambahan dukungan pertunjukan lokal dari Jember Creative Center, seperti Natural Band dan JJC Art Performance. Hiburan di Jember juga dimeriahkan oleh zumba bersama Zin Zacta, band lokal Sisikita, perkusi Patrol-Parama, tarian tradisional Parama Wiedya, serta penampilan Arlida Putri sebagai guest star.

Melalui Festival Bogasari di kedua kota tersebut, Bogasari menghadirkan lebih dari 100 jenis makanan hasil olahan UMKM binaan yang siap dinikmati masyarakat. Ragam sajian mulai dari roti, kue tradisional, jajanan kekinian, hingga makanan siap santap berbahan dasar terigu Bogasari menjadi daya tarik utama sekaligus bukti kreativitas dan potensi UMKM kuliner daerah.

Widya Triyanti menegaskan, Festival Bogasari merupakan bagian dari komitmen Bogasari dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM kuliner. Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal, baik dalam penciptaan lapangan kerja maupun peningkatan daya saing produk daerah. Melalui Festival Bogasari, Bogasari membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan eksposur produk UMKM, serta mendorong pemanfaatan bahan baku terigu berkualitas secara berkelanjutan.